Simpatisan Kulonprogo Deklarasikan Galang Kemajuan Jokowi

 MERAPI-AMIN KUNTARI Deklarasi simpatisan GK Jokowi Acara di Alun-alun Wates.
Deklarasi simpatisan GK Jokowi Acara di Alun-alun Wates. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Meski baru akan digelar pada tahun depan, euforia pesta demokrasi Pemilu sudah mulai terasa. Di Kulonprogo, dukungan terhadap pencalonan presiden bahkan mulai digaungkan, salah satunya oleh elemen masyarakat simpatisan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang tergabung dalam Galang Kemajuan (GK) Jokowi. Mereka menggelar deklarasi di Alun-alun Wates, Minggu (6/5).

Dalam deklarasi, disampaikan dukungan terhadap Presiden Jokowi agar kembali maju menjadi calon dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Deklarasi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bedah rumah tiga warga kurang mampu di Kulonprogo.

Ketua GK Jokowi DIY, Bambang Wijaya mengatakan, deklarasi digelar pihaknya untuk memperkenalkan GK Jokowi kepada masyarakat Kulonprogo. Alun-alun Wates dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena merupakan salah satu titik kumpul masyarakat Kulonprogo.

“Acara ini terbuka untuk umum. Seluruh lapisan masyarakat bisa terlibat,” katanya di sela deklarasi.

Bambang menjabarkan, GK Jokowi DIY sudah terbentuk sejak dua bulan lalu dan telah ada di seluruh kabupaten/kota se-DIY. Pihaknya juga sudah membentuk beberapa program, utamanya untuk membantu melancarkan program-program pembangunan Jokowi. Mereka berharap, Jokowi bisa melanjutkan pemerintahan pada periode kedua.

Sebagai Pembina GK Jokowi DIY, Hasto Wardoyo turut hadir dalam acara tersebut. Ia menilai, Jokowi adalah sosok yang luar biasa karena keberpihakannya kepada rakyat kecil juga Yogyakarta. “Sejumlah pembangunan seperti JJLS (Jalan Jalur Lintas Selatan) dan bandara langsung diawasi oleh beliau,” katanya.

Menanggapi hal ini, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kulonprogo, Ria Harlinawati menilai, acara yang digelar oleh simpatisan Jokowi tersebut tidak mengandung unsur pelanggaran kampanye. Pasalnya, Jokowi belum terdaftar sebagai peserta Pilpres 2019.

“Acara tersebut digelar simpatisan. Kalau yang menggelar partai politik, itu baru pelanggaran karena parpol sudah mendaftar,” jelasnya. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Akademi Bima Perkasa Kalahkan SMA Pangudi Luhur

  SLEMAN (MERAPI) - Tim Akademi Bima Perkasa sukses mengalahkan SMA Pangudi Luhur Yogya dalam laga bertitel uji coba di

Close