Relokasi Makam Terdampak Bandara NYIA Masih Alot

Proses pemberishan lahan Bandara NYIA di Temon Kulonprogo. (Antara)
Proses pembersihan lahan Bandara NYIA di Temon Kulonprogo. (Antara)

TEMON (MERAPI) – Sejumlah pemakaman umum yang terdampak pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon masih belum bisa direlokasi. Pasalnya, proses relokasi pemakaman milik warga terdampak tersebut masih dihadapkan pada sejumlah kendala, di antaranya lantaran pemakaman yang hendak direlokasi merupakan milik warga penolak sehingga tidak diperbolehkan dipindah, serta masih ada pemerintah desa yang belum sepekat dengan PT Angkasa Pura I terkait relokasi makam.

Di Desa Palihan, ada delapan makam warga terdampak yang belum dipindah. Dua makam di Dusun Munggangan serta enam makam lainnya di Dusun Kragon II. Sementara di Desa Glagah, ada dua makam yang belum dipindah lantaran kondisi tanah becek. Kemudian di Desa Sindutan, masih ada beberapa makam yang belum direlokasi termasuk makam para leluhur di Gunung Wedok.

Kepala Desa Sindutan, Radi menyampaikan, jumlah makam di wilayahnya yang harus dipindahkan kurang dari 100 liang. Meski demikian, warga setempat tetap ingin makam pengganti berada di wilayah Sindutan.

“Tapi hingga kini antara pemdes dengan PT Angkasa Pura I masih belum ada kesepakatan,” katanya, Minggu (11/2).

Ia mengungkapkan, sedianya pemindahan makam akan dilakukan oleh PT Angkasa Pura I. Namun, lokasinya mengambil lahan di Desa Jangkaran sehingga warga belum setuju.

Masak orang Sindutan dimakamkan di Jangkaran. Ini masih terus dibahas bersama,” imbuhnya.

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan SDA, Sekda Kulonprogo, Sukoco menjelaskan, ada dua hal yang harus dipahami terkait relokasi makam yang terdampak pembangunan Bandara NYIA, yakni appraisal dan lokasi pemindahan. Ia beranggapan, PT Angkasa Pura I akan mencari lahan pengganti serta menanggung biaya appraisal tanah untuk relokasi makam Jangkaran dan Sindutan.

“Sebenarnya Pemdes Sindutan ingin meminjam pakai tanah milik Angkasa Pura I di luar lahan Izin Penetapan Lokasi (IPL) NYIA. Kemudian hasil ganti rugi makam Sindutan akan dibelikan lahan di sebelahnya,” terang Sukoco. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Fasad Bangunan di Kawasan Pecinan Ketandan Dipercantik

UMBULHARJO (MERAPI) - Penataan kawasan Tionghoa di Kampung Ketandan Yogyakarta kembali dilakukan tahun ini. Penataan tersebut menyentuh pada fasad-fasad bangunan

Close