Aipda Suranto Terima Penghargaan dari Kapolri

MERAPI-AMIN KUNTARI
Aipda Suranto.

DERING telepon yang berbunyi Jumat (19/2) pagi, mengejutkan Aipda Suranto. Polisi yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo Kulonprogo ini mendadak diminta untuk menghadiri sebuah acara di Polda DIY. Hari itu pun menjadi momen yang tak terlupakan bagi dirinya.

Tanpa disangka-sangka, Suranto dipanggil lantaran memperoleh penghargaan langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas perannya menghidupkan ekonomi masyarakat. Ia dinilai telah berjasa memberdayakan petani kopi di daerah binaannya, dengan mengolah hasil panen menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Atas dedikasinya itulah, Suranto diberikan kesempatan untuk menjalani sekolah perwira yang berujung pada kenaikan pangkatnya.

“Sekolahnya tahun ini. Kalau lulus, jadi Ipda,” ujarnya dalam perbincangan santai dengan wartawan di RM Omah Cangkrik Nanggulan, belum lama.

Penghargaan dari Kapolri sebenarnya bukan target Suranto. Pria berusia 37 tahun yang bergabung menjadi anggota Polri sejak 2003 ini bahkan tak mengira akan mendapat penghargaan dari petinggi di jawatannya. Semua dilakukannya dengan ikhlas, semata-mata sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Begitu pula saat bekerja keras memberdayakan masyarakat Purwosari dengan memaksimalkan potensi yang ada. Ia tak mengharap balas jasa.

Suranto kemudian bercerita, ketulusannya mengabdi kepada masyarakat diperoleh dari semangat dan kerja keras ibunya. Meski terlahir dari keluarga sederhana, orangtua Suranto bertekad menjadikannya aparat negara.

“Dari situlah, saya bertekad untuk tidak mengecewakan orangtua. Jangan sampai saya bertindak negatif hingga mencoreng citra polisi. Sebaliknya, saya harus mengabdi kepada masyarakat, membantu mereka agar bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi,” terang Suranto yang juga pernah menerima Pin Emas dari Kapolri.

Prinsip tersebut kemudian dipegang kuat oleh Suranto. Selama bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Purwosari, ia berupaya membaca potensi daerah setempat dan menemukan banyak hal yang bisa dikembangkan, salah satunya kopi. Namun saat itu, begitu banyak keluhan dari masyarakat yang disampaikan kepadanya, terutama terkait harga panen kopi yang sangat rendah. Hal ini lah yang membuat masyarakat Purwosari setengah hati menanam kopi.

Bersama pihak terkait, Suranto kemudian bergerak. Ia mengedukasi masyarakat terutama petani kopi agar bisa memaksimalkan pertaniannya. Para petani kopi diberi pengetahuan demi meningkatkan kualitas hasil panen hingga nilai jualnya meningkat.
Tak berhenti sampai di situ, Suranto juga mendorong masyarakat untuk mengolah biji kopi hasil panen petani. Dengan demikian, potensi kopi di Purwosari tidak dijual mentah, namun sudah diolah menjadi kopi bubuk. Belakangan, masyarakat juga menjual kopi yang sudah diseduh.

“Kami berhasil menciptakan produk berupa bubuk kopi kemasan berlabel Kopi Menoreh Tumpang Sari. Kopi ini sudah diterima pasar,” ujarnya senang.

Tak hanya mengedukasi masyarakat, Suranto juga berupaya menjembatani mereka dengan pemerintah agar memperoleh bantuan. Tak berselang lama, bantuan alat pertanian pun diterima masyarakat Purwosari hingga hasil panen biji kopi pun bisa dibuat produk olahan secara mandiri.

Suranto bersyukur, produk olahan berupa kopi bubuk kemasan banyak diterima konsumen dari berbagai daerah. Bahkan di situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, kehadiran usaha kopi olahan juga banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar yang kehilangan pekerjaan.

Berkat kerja keras yang dilakukan Suranto, masyarakat binaannya kini menjadi lebih berdaya. Hal itu teramat menyenangkan hatinya. Lebih senang daripada sekedar perolehan penghargaan.

“Saya berharap, penghargaan yang saya terima bisa memotivasi anggota Polri yang lain. Polisi harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mereka dalam menghadapi berbagai persoalan, terutama terkait ekonomi,” pungkas Suranto. (Unt)

Read previous post:
Ibu Danrem Olahraga Bersama Persit Kodim Yogya

YOGYA (MERAPI) - Dengan tujuan menjaga stamina agar tetap prima dan selalu siap dalam melaksanakan aktifitas, terutama di masa pandemi

Close