Ketika Mimpi Guru Ngaji Mengalahkan Kondisi

USTADZ Edin (72) adalah seorang guru ngaji asal Kampung Sumurtilu, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia telah mendedikasikan hidupnya untuk menjadi guru ngaji sejak puluhan tahun lalu.

Namun, kondisi sang guru ngaji kini kian memprihatinkan. Hal tersebut disebabkan karena dirinya pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kakinya patah.

Ia sempat menjalani pengobatan seadanya. Alih-alih sembuh, luka bekas kecelakaan itu justru semakin parah seiring berjalannya waktu. Ternyata, pengobatan yang tidak maksimal malah membuat luka di kakinya mengalami pembusukan.

Kini, ia harus beraktivitas menggunakan kursi roda. Meski demikian, semangatnya untuk menjadi guru ngaji bagi anak-anak dan warga sekitar tak pernah padam. Dalam kondisi tersebut, mimpinya untuk membumikan Al-Qur’an di tanah kelahirannya tetap berkobar.

PPPA Daarul Qur’an yang mengetahui kondisi Ustadz Edin kemudian mendatangi kediamannya di Sukabumi sembari mengemban misi untuk memberikan kursi roda bantuan dari para donatur. Ustadz Edin yang terkejut dengan kehadiran PPPA Daarul Qur’an pun merasa sangat bahagia atas bantuan tersebut.

Ia merasa terbantu dengan adanya kursi roda itu. Meski aktivitasnya masih terbatas, namun dengan adanya kursi roda tersebut ia lebih bisa melakukan beberapa aktivitas sendiri. Harapannya, Allah mengangkat penyakitnya agar ia dapat kembali mengajar dengan normal. (*)

Read previous post:
“Semprul, Demit Cilik Menggoda Orang Gaek!”

DI USIANYA yang hampir sepuluh windu, Kakek Pringgo kondisi fisiknya masih sehat dan segar. Diantar putra sulungnya, Kakek Pringgo sering

Close