• Kamis, 8 Desember 2022

Kembang Laruk bagian 35: Njaweh, demit satu ini lebih gelap dari Nyai! Mampukah Riski menahan godaannya?

- Selasa, 27 September 2022 | 06:55 WIB
Kembang Laruk, cerita horor karya Simple Man yang tidak kalah ngeri dari KKN di Desa Penari atau Sewu Dino. ( Foto: Twitter @SimpleM81378523)
Kembang Laruk, cerita horor karya Simple Man yang tidak kalah ngeri dari KKN di Desa Penari atau Sewu Dino. ( Foto: Twitter @SimpleM81378523)

HARIAN MERAPI – Inilah cerita horor Kembang Laruk karya Simple Man, penulis kisah viral KKN di Desa Penari, Sewu Dino, dan Janur Ireng.

Kembang Laruk karya Simple Man bercerita tentang petualangan horor sejumlah remaja saat mendaki sebuah gunung di Pulau Jawa.

Cerita horor terbaru karya Simple Man yang berjudul Kembang Laruk ini diunggah lewat sejumlah thread atau utas di akun Twitter @SimpleM81378523.

Baca Juga: Kembang Laruk bagian 34: Sorop, antara dingin dan takut, dan mahluk tak kasat mata yang menertawakan Riski

Kembang Laruk bagian 35: Njaweh!

Riski masih terdiam, ia ragu dengan perasaannya, apakah benar Lika baik-baik saja.

Suara yang teriakan tadi benar-benar mirip gadis pujaannya.

Beruntung Lika tegas mengingatkan, bahwa suara tadi adalah godaan demit penghuni hutan.

Yang Riski rasakan, mereka tertawa cekikian, melihat Riski yang hampir saya sukses diperdaya.

"Kowe mandek perkoro opo? (Kamu tadi berhenti karena apa)," kata Lika.

Baca Juga: Kembang Laruk bagian 33: Waktu sorop tiba, apapun yang terjadi, tidak boleh menoleh ke belakang atau...

"Mau, aku krungu koyok onok suaramu jerit, tak kiro awakmu jalok tulung (Tadi, aku dengar seperti suaramu menjerit, aku kira kamu minta tolong)," jawab Riski.

"Igak, aku gak jerit ket mau, tambah aku ra eroh nek onok suara, tapi aku paham awakmu pas sempet mandek mesti onok opo-opo, mangkane awakmu dideleh nang tengah (Tidak, aku dari tadi tidak menjerit, malah tidak dengar kalau ada suara, tapi aku paham kamu pas sempat berhenti, pasti ada sesuatu, maka dari itu, kamu ditempatkan di tengah barisan)," terang Lika.

Riski hanya bisa membatin, tipu muslihat sosok ini jauh lebih sulit dibandingkan Nyai.

Demit berujud nenek tua itu memperlihatkan wujudnya secara terang-terangan.

Belum berpikir lebih jauh lagi, tiba-tiba Prio menyela.

"Ojok sampe kowe ndelok Njaweh! Percoyo karo aku, ojok kebujuk Ris karo demit siji iki (Jangan sampai kamu melihat dia, percaya sama saya, jangan terbujuk Ris sama setan satu ini),"

Baca Juga: Kembang Laruk bagian 32: Kembang Laruk yang mereka bawa, sewangi-wanginya bunga! Apa hubungannya dengan Riski?

Riski hanya bisa mengangguk setelah mendengarnya, ia pikirannya kembali menerawang.

Ia bisa merasakan, kalau sosok yang sedang mereka bicarakan itu, jauh lebih gelap dibandingkan Nyai.

Loloskah Riski dari godaan Njaweh?***

Editor: Jarot Sarwosambodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X