• Jumat, 12 Agustus 2022

Nasib Sial Pencari Kroto Semut di Pohon Pelem Gadung, Ternyata Ada Penunggu Perempuan Tua yang Marah

- Kamis, 21 April 2022 | 19:05 WIB
Mbah Singuon penunguh pohon pelem gadung marah semut ngangrang diambil (Ilustrasi Pramono Estu)
Mbah Singuon penunguh pohon pelem gadung marah semut ngangrang diambil (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Ada pohon tertentu yang ada penunggu berupa makhluk halus. Termasuk pohon pelem gadung, tempat sarang semut ngangrang yang jadi ssaran orang mencari Kroto semut.

Hal itu dialami Lik Timbul yang mengalami nasib sial. Belum begitu lama Lik Timbul, menekuni pekerjaan sebagai pencari Kroto semut atau telur semut ngangrang, untuk pakan burung ocehan.

Meski hasil yang didapat tidak menentu, namun sedikit banyak bisa menopang kehidupannya.

Baca Juga: Tunjangan Hari Raya

"Jangan berburu kroto di pohon itu, Kang. Kata orang, pohon itu ada penunggunya," kata Istam, istri Lik Timbul

Lik Timbul diperngatkan agar dia tidak mengambil telur semut ngangrang di pohon pelem gadung pojok dusun, di tepi aliran kali Balong.

Kata beberapa warga, pohon mangga tersebut angker, ada penghuninya. Makhluk halus yang kadang menampakkan diri berujud perempuan tua berwajah galak.

Lik Timbul tidak menggubris ucapan istrinya. Dia tahu betul jika pada pohon mangga tua dan besar tersebut terdapat banyak sekali sarang semut ngangrang.

Pagi itu membawa piranti kerjanya dia dengan pede menuju pohon pelem gadung tepi sungai Balong.

Baca Juga: Misteri Bin Lucu, Saat Hujan Turun Deras, Eh...Si Patung Batu Penjaga Rumah Merintih Minta Payung

Sesampai tempat yang dituju. Srok...srok...srok...! Galah senggrongnya disundul- sundulkan ke sarang tersebut.

Tidak menunggu lama telur- telur semut ngangrang pun berjatuhan di atas kranjang yang dipasang di pucuk galah.

Tanpa disadari, tiba- tiba byuuuk...! Ribuan ekor semut ngangrang jatuh berbarengan, menimpa tubuh Lik Timbul.

Spontan lelaki pencari Kroto semut itu mengibas- ngibaskan kedua tangannya, berusaha mengusir semut yang ngebyuki tubuhnya.

Karena jumlahnya yang bukan alang kepalang, usaha kedua tangannya itu tidak membuahkan hasil.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X