• Senin, 3 Oktober 2022

Misteri Warung Kopi dan Bunga Kematian 2: Bau Amis Darah Berganti Semerbak Wangi Bunga Melati

- Rabu, 9 Februari 2022 | 18:13 WIB
Pelayan warung kopi itu seorang gadis muda. (Ilutrasi Pramono Estu)
Pelayan warung kopi itu seorang gadis muda. (Ilutrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Aku begitu lega, ketika melihat sebuah warung kopi kecil masih buka, walaupun malam kian larut. Tanpa pikir panjang, mobil kuhentikan persis di depan warung kopi itu.

Aku tidak peduli meskipun letak warung itu berada didekat kawasan hutan dan di sebelah baratnya ada sebuah pekuburan.

“Jo, ayo turun kita minum kopi dulu”
Paijo hanya mengangguk dan mengikuti langkahku memasuki warung kopi.

Baca Juga: Misteri Suara Tentara Berbaris di Bekas Taman Makam Pahlawan

Sempat dalam benakku terasa sedikit heran, kenapa masih ada warung kopi yang buka sampai larut malam, padahal disini sangat sepi sekali dan rumah tetangganya cukup jauh.

Kepenatan tubuhku menepis kegelisahanku dan hal-hal buruk yang sempat melintas dalam pikiranku, yang jelas, aku sangat membutuhkan minuman panas untuk menghangatkan tubuhku.

Warung ini termasuk agak lumayan, karena menyediakan jajan gorengan kesukaanku.

Perjalanan kami lanjutkan setelah badan kami terasa agak segar dan Paijo menggantikan menyetir mobil. Saat kami meninggalkan warung kopi tadi, aku merasa ada sesuatu yang aneh.

Baca Juga: Lima Sifat yang Harus Dimiliki Orangtua dalam Mendidik Anak, Salah Satunya Ikhlas dan Rela Berkurban

Semerbak wangi bunga berhembus bersama desiran angin. Saat aku menikmati kopi tadi, seperti ada bau amis, seperti bau darah, tetapi kemudian berganti dengan bau wangi bunga melati.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X