• Sabtu, 28 Mei 2022

Ekspansi Panembahan Senopati ke Jawa Timur 3: Abdi Dalem yang Cantik untuk Mengecoh Panembahan Madiun

- Selasa, 18 Januari 2022 | 21:00 WIB
Abdi Dalem Nimas Adhisara mencucui kaki Panembahan Madiun (Ilustrasi Pramono Estu)
Abdi Dalem Nimas Adhisara mencucui kaki Panembahan Madiun (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Sebagai upaya Panembahan Senopati mengalahkan pasukan Panembahan Madiun yang jumlahnya lebih banyak, maka didatangkanlah abdi dalem Nimas Adhisara ke Madiun.

Perempuan muda itu tampil sangat cantik, mengenakan pakaian terbaik, gelungnya pakai cunduk mentul bermata tretes berlian yang berkilauan tertimpa cahaya matahari.

Dari pesanggrahan menuju ke Kadipaten, Nimas Adhisara naik tandu, diusung empat orang prajurit dan ada satu lagi prajurit yang memayunginya. Sungguh mereka mirip sekali dengan putri Kedaton.

Baca Juga: Mengasah Hati Nurani Remaja dengan Iman agar Menjadi Pribadi yang Berperilaku Positif

“He, kau siapa?”, bertanya Panembahan Madiun heran memandangi wajah Nimas Adhisara yang cantik molek.

Wanita ini dengan tidak peduli segera turun dari tandu, berlari-lari kecil masuk ke Kadipaten, lalu bersujud di kaki Panembahan Madiun.

“Sembah bektiku kagem Panembahan Madiun. Namaku Nimas Adhisara abdi dalem putri kerajaan Mataram. Kedatangan hamba kemari diutus Ki Patih Mandaraka agar menyampaikan surat dari Panembahan Senopati."

"Isi surat ini menyatakan bahwa Panembahan Senopati takluk kepada Panembahan Madiun sekalian menyerahkan Kerajaan Mataram. Jika diperkenankan Panembahan Senopati juga ingin mengabdi kepada Panembahan Madiun di sini”.

Baca Juga: Cerita Misteri Makhluk Halus Penghuni Dasar Sungai Mahakam Bertugas Menjaga Kelestarian Lingkungan

Setelah membaca surat tadi Panembahan Madiun tersenyum, “Nimas Adhisara, katakan kepada Gustimu! Sesungguhnya aku tidak berniat memusuhi Senopati yang sudah kuanggap seperti anakku sendiri."

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X