• Rabu, 19 Januari 2022

Ki Tambang Yudha Cikal Bakal Kampung Nambangan 4: Banyak Kejadian Aneh dan Meninggalkan Tiga Sendang

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:00 WIB
Sendang petilasan Ki Tambang Yudha tak pernah kering. (Ilustrasi Pramono Estu)
Sendang petilasan Ki Tambang Yudha tak pernah kering. (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Di pekarangan petilasan Ki Tambang Yudha, selain meninggalkan tiga sendang juga banyak kejadian aneh. Selain pengalaman Hartono, cucu mbah Kromodimejo pemilik tanah pekarangan, kejadian aneh lainnya dialami Sarni.

Sarni yang merupakan warga setempat, ketika mencari kayu bakar di pekarangan tersebut tiba-tiba lari terbirit-birit ketakutan menuju ke rumah Hartono, sambil berkata, ”Maaf, saya tidak mencuri kayu di pekarangan itu.”

Ketakutan Sarni kala itu, ketika dia memungut ranting-ranting kayu yang ada di pekarangan ini tiba-tiba ada penampakan orang berjubah yang terbang dari pekarangan sebelah bawah dan jubahnya menyerempet pipinya.

Baca Juga: Cerita Hidayah Berkah Orang Pandai Mensyukuri Nikmat Akhirnya Mampu Melaksanakan Impiannya Naik Haji

Dan masih banyak lagi kejadian-kejadian aneh di tanah pekarangan petilasan Ki Tambang Yudha ini.

Ketua RT 06/RW 20 Kampung Nambangan, Waluyo Aryanto mengatakan, di lokasi tanah pekarangan ini ada tiga buah sendang yaitu Sendang Kumprit, Sendang Kalinangka dan Sendang Gedangan.

Ketiga sendang itu kini dirawat dan dimanfaatkan sebagai tempat mandi dan cuci. Airnya yang jernih juga digunakan untuk keperluan sehari-hari warga Nambangan.

Di tiga sendang ini mata airnya tak pernah kering sepanjang tahun. Di dasar sendang Kumprit, ada sebuah batu besar yang konon pada zaman dahulu menjadi tempat bersamadi Ki Tambang Yudha.

Baca Juga: Cerita Misteri Makhluk Halus Penghuni Dasar Sungai Mahakam Bertugas Menjaga Kelestarian Lingkungan

Wakil Walikota Magelang, Dra. Windarti Agustina, yang juga warga asli Nambangan mengatakan, wilujengan atau selamatan yang dilaksanakan Jumat Pahing, 17 Januari 2020 merupakan langkah awal untuk menelusuri sejarah Kampung Nambangan yang riwayatnya diharapkan dapat dibuat buku dan diarsipkan.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

X