Cerita Misteri Mau Menggali Sumur Malah Diajak Bercinta Makhluk Halus Berwujud Perempuan Cantik

- Senin, 20 Desember 2021 | 10:00 WIB
Peremuan cantik penghuni sumur tua sudah menunggu penggali yang turun. (Ilustrasi Pramono Estu)
Peremuan cantik penghuni sumur tua sudah menunggu penggali yang turun. (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Kala itu Ngadiyo (bukan nama sebenarnya), seorang tukang gali sumur, dimintai tolong Bu Sentani (nama samaran), untuk menggali sumur miliknya yang airnya asat karena kemarau panjang.

Sebuah sumur kuna dan angker, yang konon ada penghuninya makhluk halus berupa perempuan cantik yang haus seks.

Pagi hari berikutnya Ngadiyo telah datang ke lokasi dengan membawa peralatan dan mengajak Trimo (nama samaran), pembantu setianya.

Baca Juga: Bukan Cinta Sejati 14: Resah Setelah Beberapa Tahun Pernikahan Belum Juga Punya Momongan

Berpegang erat pada tali timba Ngadiyo turun ke dasar sumur. Melewati tebing sumur yang banyak ditumbuhi lumut dan tumbuhan pakis liar. Begitu masuk ke lubang sumur, nuansa mistis sangat dia rasakan.

Sampai dasar sumur yang sudah tidak ada airnya, Ngadiyo kaget. Tiba- tiba saja dia merasa seperti berada di sebuah kamar mewah. Lebih kaget lagi dilihatnya ada sesosok perempuan cantik duduk timpuh di atas ranjang empuk.

Sambil menebar senyum menawan, sosok perempuan itu turun dari ranjang dan menghampiri Ngadiyo. Seperti kerbau dicocok hidungnya, tukang gali sumur itu manut saja ketika dituntun naik ke atas ranjang.

Baca Juga: Lima Aspek dalam Upaya Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

Adegan selanjutnya mudah ditebak. Terjadi pertarungan hebat bak singa betina kehilangan anaknya melawan banteng jantan terluka. Dasar Ngadiyo orangnya memang masih muda dan perkasa. Hebat pula dalam berolah asmara di atas ranjang.

Namun, tak urung "banteng jantan" itu KO juga akhirnya. Tubuhnya nglumpruk, lemas, tak berdaya.

Ketika kesadarannya pulih kembali, Ngadiyo sadar dirinya di dasar sumur dan buru-buru memberi isyarat kepada temannya, minta diangkat ke atas. Keruan saja Trimo kesal. "Lha wong pekerjaan dimulai saja belum kok sudah lemas," gerutunya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X