• Sabtu, 28 Mei 2022

Rumahku Bukan Surgaku 8: Niat untuk Berubah Baik Malah Jadi Bahan Olok-olok

- Minggu, 21 November 2021 | 13:00 WIB
Hendri yang ingin jado orang baik, malah diolok-olok temannya.      (Ilustrasi Sibhe)
Hendri yang ingin jado orang baik, malah diolok-olok temannya. (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Hendri yang dulu punya pandangan Rumahku Bukan Surgaku, kini datang ke sekolah dengan semangat baru. Ia ingin berubah baik dengan memperbaiki tingkah lakunya selama ini yang semau gue.

Hendri bertekad memperbaiki semua keburukan yang telah dilakukan, sekaligus mendongkrak lagi prestasi akademiknya yang sempat merosot.

Tapi niat yang baik ternyata tak selamanya disambut dengan baik oleh orang lain. Perubahan sikap yang drastis dari Hendri, menimbulkan tanda tanya bagi rekan-rekannya di kelas. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang justru menjadikannya olok olok.

Baca Juga: Horor Jurig Jarian (Hantu Sampah) 1: Ada Kedai Kopi Buka Dini Hari

Terutama teman-temannya yang selama ini suka berbuat onar, rupanya tidak senang jika kehilangan salah satu anggota geng.

Maka sebagai pelampiasan, mereka menjadikan Hendri sebagai bahan ejekan.
"Aduh, rupanya ada anak alim baru ya."
"Anak mami ni yee..."

Dan masih banyak lagi celetukan yang ditujukan pada Hendri. Panas juga hati Hendri dijadikan bahan olok oleh teman-teman, yang dulu menjadi gengnya.

Baca Juga: Cukur Rambut Sambil Komat-kamit Berdoa dan Warga Satu RW Dua Bapak dan Anak Memiliki Nama Sama

Tapi ia mencoba untuk menahan diri, karena wajah ibunya yang sedang menangis tak pernah bisa hilang dari ingatannya.

Dan wajah ibu itu kadang berseling dengan wajah polos Inem, pembantunya yang di luar kesadarannya telah ia nodai.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

X