• Rabu, 7 Desember 2022

Cerita Horor Bongkar Petilasan Keramat, Tangan Tak Bisa Digerakkan

- Sabtu, 20 November 2021 | 13:55 WIB
Tiba-tiba tangan Lik Gino tak bisa digerakkan. (Ilustrasi Pramono Estu)
Tiba-tiba tangan Lik Gino tak bisa digerakkan. (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Hati-hati jika membongkar sebuah petilasan keramat, karena bisa-bisa kena masalah. Cerita Horor pun kadang muncul jika seseorang asal saja menjalankan proyek pembangunan tanpa 'permisi'.

Depan rumah kakekku akan didirikan bangunan sekolah. Sejak dilakukan proses perencanaan hingga serah terima wakaf itu, Lik Gino (bukan nama asli) harus ikut mengerjakan tugas tersebut.

Ia selaku pimpinan proyek, yang akan menangani hingga jadi sebuah gedung sekolah. Mau tidak mau, Lik Gino setiap hari harus selalu berada di lokasi proyek pembangunan.

Baca Juga: Rumahku Bukan Surgaku 5: Kaget Bangun Tidur di Kamar Pembantu

Pagi yang cerah itu, serah terima tanah wakaf berlangsung dengan lancar. Disaksikan oleh ketua Yayasan dan juga dari pihak yang memberikan tanah.

Dengan adanya kekuatan hukum, maka proyek pembangunan kini akan berlangsung terus. Siang malam selalu dikebut agar segera punya gedung sendiri.

Suatu hari, ada suatu kejadian horor menimpa Lik Gino. Tangan kanannya tiba-tiba tak dapat digerakkan, seperti diganduli beban berat.

Baca Juga: Jenazah Itu Tersenyum Padaku dan Lengkuas Lupa Disimpan di Dompet

Padahal tangan itu sejak pagi ringan-ringan saja dapat digunakan mengangkat bata. Namun begitu peletakan bata pertama, sepertinya ada yang aneh.

Lik Herman (juga bukan nama aslinya) lantas memberikan masukan. "Kau perlu permisi amit-amit sama Mbah Kobar," katanya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X