• Minggu, 23 Januari 2022

Raden Mas Sandeyo Kiai Mlangi 7: Istri yang Tengah Hamil Ditinggalkan di Pesantren

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:30 WIB
R. M. Suryo kembali ke kerajaan meninggalkan R.A. Susilowati yang tengah hamil. (Ilustrasi Sibhe)
R. M. Suryo kembali ke kerajaan meninggalkan R.A. Susilowati yang tengah hamil. (Ilustrasi Sibhe)

SELANG waktu berganti, komunikasi antara Adipati dan Pangeran pun terus berlangsung baik. Setelah mempertimbangkan dengan matang Kanjeng Adipati Wironegoro, Kiai Abdullah Muhsin dan Pangeran Suryo Putro atau M.Ihsan akhirnya mendapatkan keputusan akan menikahkan Pangeran dengan putri Kanjeng Adipati, yaitu R.A. Retno Susilowati.

Perikahan pun dilangsungkan R.A. Susilowati diajak untuk tinggal bersama di Pondok Pesantren Gedangan sementara waktu.

Di lain tempat, saat R. M. Suryo sudah memiliki kehidupannya sendiri dengan nyaman dan penuh dengan orang-orang baik, keadaan Kerajaan Mataram semakin parah dan tidak menentu.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 48: Jodoh yang Tak Disangka-sangka

Hal ini tentu masih dipengaruhi oleh akal licik Belanda yang mengganti Raja sehingga konflik internal menjadi tidak dapat dielakkan.

Lambat laun, Raja pun mendapat kabar dari telik sandi mengenaik kebaradaan Pangeran Suryo Putro yang berada di Surabaya dan sedang berguru di Pondok Pesantren Gedangan yang diasuh Kiai Abdullah Muhsin.

Mendapat kabar itu Raja merasakan mendapat angin segar, dengan sigap diutusnya para prajurit untuk menjemput sang Pangeran kembali ke Mataram Kartosuro.

Baca Juga: Kakak Kesurupan, Setannya Bilang Suka Sama Aku

Tak lama prajurit pun datang ke Pondok Pesantren Gedangan dan menemui Kiai Abdullah Muhsin serta menyampaikan tujuannya ke sana.

“Kiai, kedatangan kami ke sini adalah hendak menjemput Sang Pangeran dan ini adalah perintah Raja.”

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X