• Rabu, 19 Januari 2022

Mensyukuri Nikmat 17: Pesan Terakhir Ayah Sebelum Meninggal Mendadak

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Malam itu Pak Warjo memberi nasihat pada Yani, yang ternyata merupakan pesan terakhir. (Ilustrasi Sibhe)
Malam itu Pak Warjo memberi nasihat pada Yani, yang ternyata merupakan pesan terakhir. (Ilustrasi Sibhe)

Tak ada suara sahutan dari dalam kamar. Kemdian diintinya, terlihat sang ayah masih terbaring di tempat tidur.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 3: Baik Buruk Selalu Jadi Gunjingan

"Pak, Bapak..." kata Yani, namun Pak Warjo tetap terdiam. Pelan-pelan didekatinya sang ayah. Yani merasakan keanehan terlihat.

Ayahnya hanya terdiam kaku. Seketika Yani menyadari kondisi ayahnya dan spontan ia menjerit histeris. Tangan ayahnya sudah terasa dingin dan Yani pun tahu bahwa sang ayah telah tiada.

Yani menjerit-njerit sekerasnya seperti orang kesurupan, dan setelah itu terdiam jatuh terkulai karena pingsan. (Bersambung)

 

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X