• Sabtu, 4 Desember 2021

Kejujuran Membawa Nikmat 14: Teringat Pesan-pesan Mama Terakhir

- Sabtu, 11 September 2021 | 14:44 WIB
Surya teringat pesan-pesan terakhir Mama Dina . (Ilustrasi Sibhe)
Surya teringat pesan-pesan terakhir Mama Dina . (Ilustrasi Sibhe)

MELEWATI lorong-lorong rumah sakit, pikiran Surya seperti melewati lorong waktu yang sudah dilaluinya selama ini bersama keluarga Pak Parno. Batinnya masih belum percaya, hari ini mama Dina sudah tidak ada di dunia.

Sesekali dirinya mencubit tangannya sendiri, untuk meyakinkan bahwa yang dialaminya bukanlah mimpi. Setiap kali merasakan sakitnya saat dicubit, kian sakit pula luka yang ada di hati Surya.

Terngiang kembali ucapan Mama Dina beberapa hari terakhir, yang tiba-tiba mengingatkan agar dirinya selalu menjaga adiknya.

Baca Juga: Ternyata Mudah Menyimpan Brokoli, Stroberi, dan Nanas Bisa Awet Hingga 1 Bulan. Ini Tipsnya

"Surya, kamu sekarang sudah dewasa. Mama senang kamu tumbuh jadi pria gagah dan ganteng. Cepat selesaikan kuliahmu ya, jangan dulu mikir perempuan. Nanti kalau kamu sudah sukses, pasti banya perempuan yang mau sama kamu. Dan jangan lupa, jaga adikmu ya," kata Mama Dina tiga hari yang lalu.

Tak disangka, itu merupakan pesan yang sangat bermakna bagi Surya. Dan Surya pun berjanji akan memegang teguh pesan Mama Dina itu.
Putri yang baru saja selesai memandikan jenazah ibunya, berjalan beriringan di samping Surya, dengan wajah menunduk untuk menutupi kesedihan yang terasa makin dalam.

Sesekali terlihat Putri memejamkan matanya. Ia rupanya juga tak bisa melupakan kenangan manis bersama Mama Dina selama ini. Semua itu bercampur aduk dengan bayang-bayang manakala dirinya memandikan jenazah sang mama.

Baca Juga: Youri Tielemans Diminati Real Madrid dan Barcelona, Bagaimana Sikap Leicester?

Saat suster yang mengantar berhenti di depan sebuah pintu, Surya dan Putri sama-sama terhenyak. Keduanya berpegangan tangan dengan erat, untuk menghilangkan rasa debar-debar di dada yang makin kencang. Mereka sama-sama cemas, untuk mengetahui kondisi Papa Parno yang sebenarnya.

"Semoga Papa baik-baik saja. Kita nanti jangan dulu membicarakan tentang Mama, ya Putri," kata Surya saat memasuki ruang tempat Parno dirawat.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X