Bosku Ternyata Temanku

BEBERAPA hari setelah menunggu, akhirnya kabar yang ditunggu itu datang juga. Melalui pesan singkat, Gina diberitahu bahwa dirinya diterima bekerja di kantor baru sebuah biro konsultan. Betapa girangnya hari Gina, karena hal itu sangat ia tunggu-tunggu. Tak peduli dengan sikap suaminya yang memberi restu dirinya untuk mencari pekerjaan. Hal ini membuat hubungan Gina dengan Pak Suria mulai terlihat tak harmonis.

Namun Gina sudah bulat dengan tekadnya. Hari pertama masuk kerja, Gina berusaha tampil sebaik mungkin. Mungkin bagi yang belum kenal, tak akan tahu kalau Gina sudah bersuami. Gaya dan lagaknya seperti perempuan lajang saja, karena memang secara usia Gina masih tergolong muda.
Dengan wajah berseri-seri, Gina pun masuk ke kantor baru itu, Suasana masih agak sepi, karena rupanya Gina datang terlalu pagi. Namun beberapa karyawan sudah terlihat. Ia mendatangi bagian front office untuk memberi tahu bahwa dirinya karyawan yang baru perrtama kali masuk. Oleh petugas, Gina pun ditunjukkan ruang untuk dirinya. Ia juga diberitahu sebentar lagi akan ada meeting dengan pimpinan sebagai perkenalan, karena selain Gina juga ada beberapa karyawan yang baru pertama kali masuk.

Gina pun seperti tak sabar untuk bertemu dengan bos, dan menerima job apa yang harus dikerjakannya. Setelah melihat ruang kerjanya dan berkenalan dengan beberapa rekan barunya, Gina pun masuk ke ruang meeting.
Gina agak kaget ketika seseorang menyebut,”Sssst, tenang, Pak Gupito sudah datang.”
Gina merasa sepertinya pernah mengenal nama itu. O iya, Gupito adalah teman kuliahnya, yang kala itu berusaha mendekati dirinya sebelum akhirnya ia harus menikah dengan Pak Suria.
“Tapi nggak mungkinlah, pasti hanya sama nama saja.” batin Gina.

Namun ternyata Gina salah duga. Orang yang disebut Pak Gupito ternyata benar bekas teman kuliahnya. Gina pun dibuat tercengang. Penampilan Gupito sekarang jauh berbeda. Dengan memakai dasi, Gupito terlihat gagah dan lebih dewasa dari usianya.
“Bagaimana mungkin Gupito bisa begitu cepat menjadi seorang bos?” kata hati Gina setengah tak percaya dengan pandangan matanya sendiri. (Bersambung)

Read previous post:
Pengusaha Tionghoa Ringankan Beban Masyarakat

BANGUNTAPAN (MERAPI) - Para pengusaha Tionghoa menyalurkan bantuan beras dan masker kepada warga masyarakat Bantul di Bale Perwita Taman Perwacy

Close