Pernikahan yang Tak Membahagiakan

DENGAN persiapan yang sangat singkat, akhirnya Gina menuju ke pelaminan menampingi Pak Suria. Sudah tentu banyak yang dibuat terkaget-kaget. Gina yang baru saja menginjak usia dewa, sudah langsung menikah. Dan yang lebih mengejutkan, pasangannya ternyata seorang duda dengan usia terpaut agak jauh.

Gina sengaja tidak mengundang teman-temannya. Semua ia serahkan kepada orang tua, karena merekalah yang menghendaki pernikahan itu sehingga Gina merasa tak punya kepentingan. Meski pernikahan berlangsung mewah, tak ada satu pun teman Gina yang diundang. Ia tak ingin terjadi kasak-kusuk di kampus, yang akan membuat dirinya semakin sedih.

Toh demikian, kabar pernikahan itu akhirnya tersebar juga. Bisa diduga, semua merasa kaget dan tak percaya. Terlebih lagi Gupito, yang merasa dirinya ditelikung di tengah jalan.
Dirinya tengah menggebu-gebu melakukan pendekatan dan sepertinya Gina sudah nyaris ditaklukannya. Namun mengapa tiba-tiba ia menikah dengan orang lain?

Hati Gupito terasa hancur lebur berkeping-keping. Namun ia paksakan untuk datang juga ke pesta pernikahan itu. Meski tak diundang, Gupito ingin melihat sosok laki-laki yang telah merebut pujaan hatinya.
Gina pun merasa kaget, ketika Gupito sudah berdiri di depannya untuk memberi salam. Bukan Gupitonya yang membuat Gina gugup, namun dengan kehadirannya berarti teman-teman sekampus juga sudah tahu soal pernikahannya.

“Betapa malunya aku nanti bertemu dengan teman-teman kampus,” kata Gina dalam hati.
“Selamat ya Gina. Engkau benar-benar hebat,” kata Gupito menyindir Gina.
Gina hanya tersenyum kecut dan berharap Gupito segera berlalu dari hadapannya.

Pesta pernikahan yang seharusnya menjadi hari bahagia, akhirnya dilalui Gina dengan perasaan yang tidak nyaman. Ia sudah mencoba pasrah dengan nasib yang dialami, namun tetap saja kerisauan itu menggelayuti hatinya. (Bersambung)

Read previous post:
Berbagi Al-Qur’an untuk Santri dan Warga Kampung Qur’an Rukem Purworejo

PURWOREJO (HARIAN MERAPI) - Dari toa mushola Miftahul Huda nyaring suara adzan Ashar berkumandang memecah sunyi perbukitan Pajangan, Kampung Qur’an

Close