Nenek Direpotkan Cucu

WAKTU berjalan begitu cepat. Rasanya belum lama Marno menikahi Juwita, namun kini mereka sudah dikaruniai seorang bayi mungil. Antara siap dan tidak siap, Marno pun harus menerima kenyataan dirinya sekarang sudah menjadi seorang ayah. Begitu pula dengan Juwita, yang sengaja ingin hamil lebih dulu agar bisa segera menikah dengan Marno.

Kini Juwita sudah merasakan menjadi seorang ibu. Ternyata situasinya lebih berat yang ia bayangkan sebelumnya. Ia melihat betapa senangnya ibu-ibu lain saat menyongsong kehadiran seorang bayi. Juwita memang merasakan hal itu, meski sekarang hidupnya harus jauh lebih repot. Namun Juwita tak ingin kesenangannya yang sering ia lakukan saat masih belum punya anak harus ditinggalkan. Hal ini membuat si mungil jadi sering terabaikan.

Akhirnya yang ketiban sampur adalah Bu Baroto. Perempuan yang sudah mulai renta itu pun dalam posisi antara sedih dan gembira. Ia gembira karena mendapatkan cucu pertamanya. Dan sesuai harapannya, cucu itu berjenis kelamin perempuan. Sebelumnya ia berharap cucu pertama itu diberikan oleh Marni, tapi ternyata justru Marno yang lebih muda yang memiliki anak lebih dulu.

Hanya saja, kehadiran cucu itu membuat Bu Baroto jadi tambah pekerjaannya. Tenaganya yang sudah banyak berkurang itu, harus mengurus semua kebutuhan si jabang bayi. Seharusnya sebagai seorang nenek, Bu Baroto hanya bersifat membantu saja untuk mengurus anak marno. Tapi kenyataannya, semuanya menjadi bagian pekerjaan Bu Baroto. Bahkan Juwita tega tidak mau memberikan ASI-nya, dengan alasan takut badannya jadi rusak. Terpaksa sang jabang bayi diberi susu formula. Padahal untuk membeli susu yang harganya tidak murah itu, keuangan Marno tidak mencukupi. Pak Baroto yang terpaksa membelikan susu dengan uang pensiunnya yang tidak seberapa. (Bersambung)

Read previous post:
Jual Ratusan Pil Koplo, Buruh Serabutan Ditangkap

PURWOREJO (MERAPI) - Pria berinisial Amn (19) warga Desa Bedono Karangduwur Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo dicokok petugas Satnarkoba Polres Purworejo.

Close