Minta Suami Nikah Lagi

MESKI dalam kondisi sakit lumpuh, namun hati dan pikiran Hastri tetap normal. Sebagai seorang istri yang tidak bisa menjalankan kewajiban sebagaimana umumnya, juga disadari benar oleh Hastri. Setiap hari semua urusan harus diselesaikan oleh suaminya. Dalam hati Hastri sebenarnya menangis.

Bahkan setiap malam menjelang tidur, air matanya selalu meleleh membasahi pipinya. Ia merenungi nasib dirinya yang hanya bisa merepotkan suaminya. Tekadnya yang kuat untuk bisa sembuh kembali, tak mampu menolong. Begitupun Hastri tak pernah lelah pula untuk selalu memanjatkan doa-doa agar diberi kesembuhan.

Hastri masih semangat menjalani kehidupan karena dorongan kuat dari suaminya. Namun kadang terpikir pula dalam hatinya, jika kondisi seperti ini selamanya, apakah siaminya masih mampu untuk bertahan?

Hati seorang perempuan tentu tak merelakan jika suaminya kawin lagi. Tapi melihat kondisinya seperti ini, sempat pula terbersit dalam pikiran Hastri untuk meminta suaminya kawin lagi. “Daripada Mas Dirga selingkuh diam-diam, mungkin lebih baik jika kawin secara resmi saja. Pedih memang, tapi aku harus bisa menerima jika hal ini jadi kenyataan,” kata Hastri dalam hati.

Ingin rasanya Hastri menyampaikan hal itu pada suaminya, namun sepertinya kok berat sekali. Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, pikirannya selalu dibebani dengan gejolak batinnya itu. Sampai akhirnya saat dirasa waktunya tepat, Hastri memberanikan diri untuk menyampaikan perasaannya.

“Pa, Mama mau ngomong serius,” kata Hastri masih dengan dada deg-degan.
“Masalah apa Ma, bicara saja terus terang,” jawab Dirga dengan santai.
Setelah diam sejenak, Hastri pun bicara, “Bagaimana kala Papa cari istri lagi?
Dirga kaget mendengar istrinya bicara hak yang tak diduganya sama sekali. Selama ini memang sempat terbersit dalam harinya untuk melakukan hal itu, namuj ia masih tidak tega melihat kondisi istrinya. Ia masih mencoba bersabar sambil menunggu kesembuhan istrinya. Tapi tiba-tiba justru istrinya yang kini memintanya untuk menikah lagi. (Bersambung)

Read previous post:
Daun Pegagan Atasi Radang Tenggorokan

IKHTIAR mewujudkan sehat sudah selayaknya diterapkan segenap lapisan masyarakat. Ketika dilakukan dengan optimis dan semangat diharapkan bisa terwujud, meski tak

Close