Syukuran Menyambut Kehamilan

ADA rasa iri di hati Yani ketika mendengar kabar Darti hamil lagi. Sementara dirinya belum juga ada tanda-tanda akan berbadan dua. Namun Yani tak mau larut dalam kesedihan. Ia alihkan perasaan sedihnya dengan selalu menyibukkan diri dan senantiasa mendekatkan diri pada Allah SWT. Tak pernah lupa ia selalu panjatkan doa agar segera diberi keturunan.

“Robbi hablii miladunka dzuriyyatan thoyyibatan innaka samii’uddu’aa.” Artinya: Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa” (Ali-Imraan:38).

Dan ternyata Allah SWT mengabulkan permohonan Yani. Selang lima bulan setelah kehamilan Darti, tanda-tanda yang sama dialami pula oleh Yani. Pagi-pagi saat tengah membersihkan kamar, tiba-tiba Yani merasa mual dan hendak muntah. Yani tak menyadari apa yang sedang ia alami. Namun Purbo yang pernah melihat hal seperti itu pada diri Darti, langsung memahami apa yang sedang terjadi pada diri istri pertamanya itu.

“Dik, kau hamil ya?” tanya Purbo.
“Nggak tahu Mas, rasanya kok pusing sekali dan mual,” jawab Yani.
“Itu tandanya kamu hamil,” kata Purbo menegaskan.
“Apa benar?” Yani masih tidak percaya dengan ucapan suaminya.

Rasa syukur pun diucapkan Yani, ketika ia memeriksakan diri di dokter kandungan dan dinyatakan positif hamil. Ia merasa telah sempurna sebagai seorang istri, karena mampu memberikan keturunan yang sudah lama ia dambakan. Terlebih lagi sebagai istri tua tak lagi merasa minder dengan istri muda yang akan memiliki dua anak dari Purbo.

Guna mewujudkan rasa syukurnya, Yani kemudian memutuskan untuk menghibahkan salah satu petak tanahnya untuk dibangun sebuah musala. Selama ini warga kampung terpaksa harus pergi ke kamung sebelah jika ingin beribadah lantaran belum ada musala atau masjid. Hal itu sekaligus mewujudkan keinginan ayahnya dulu, yang punya angan-angan membangun musala. Namun niat itu belum bisa terlaksana sampai sang ayah dipanggil Sang Khaliq. Yani berharap niatnya itu bisa membahagiakan Bapak Ibunya, karena salam masih hidup ia merasa belum banyak berbakti. (Bersambung)

Read previous post:
Gua Pindul Belum Dapat Dibuka

WONOSARI (MERAPI) - Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul elum dapat melakukan uji coba simulasi pembukaan objek wisata Gua Pindul, karena belum

Close