Memilih Teman yang Benar

HAL yang tak pernah dipikirkan sebelumnya oleh Berjo itu akhirnya meenjadi kenyataan. Sebuah warung bakso yang cukup representatif di tepi jalan yang strategis, kini menjadi milik Berjo sepenuhnya. Sudah tentu semua juga dibantu oleh Karni. Namun temannya itu rela tak punya hak milik, karena niatnya memang ingin menolong teman agar bisa mandiri.
Meski tempatnya masih mengontrak, namun Berjo sudah merasa sangat bersyukur. Setidaknya ia sudah tidak bergantung pada orang lain. Ia juga bersyukur memiliki teman sebaik Karni, yang ia kenal dalam sebuah komunitas kegiatan pengajian. “Benar kiranya hadis tentang keutamaan memilih teman yang baik,” kata Berjo dalam hati.

“Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhori & Muslim).

Dalam perjaanan hidupnya di masa lalu yang lebih banyak dukanya ketimbang sukanya, Berjo mengaku telah melakukan banyak kesalahan. Memang ia memiliki banyak teman, namun mereka ternyata lebih hanya mencari kesenangan saja. Mereka bisa diajak bersama-sama jika sedang dalam keadaan senang atau sedang punya uang. Namun setiap kali ada kesusahan dan Berjo berharap mendapat bantuan, mereka menghilang satu per satu.

Semua menjadi berbeda ketika ia kembali beertemu dengan Karni, teman semasa SMA yang aktif dalam kegiatan komunitas pengajian. Ia bukan saja membantu secara finansial, namun juga banyak memberikan dorongan moral dan spiritual. Pemahaman Berjo soal agama jadi terbuka. Banyak hal yang sebelumnya ia lakukan, ternyata tanpa sadar itu sesungguhnya melanggar agama. Jalan hidup yang benar sesuai ajaran agama, meski kelihatannya cukup sulit, namun dampaknya telah memberi ketentraman hati yang selama ini tak pernah ia rasakan.

“Sekarang kamu sudah punya usaha sendiri. Semoga bisa berkembang lebih maju. Saya tidak akan merasa tersaingi, justru senang karena ada teman ang sudah berhasil meraih kesuksesan,” kata Karni dengan tulus. (Bersambung)

Read previous post:
Pencuri Alat Pertukangan Ditangkap Polisi Banyumas

PURWOKERTO (MERAPI) - Petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Banyumas menangkap seorang terduga pelaku pencurian alat pertukangan

Close