Kecurigaan Istri

image description

TAK seperti biasanya, hari ini Kirno pulang tepat waktu bersama rekan-rekan lainnya. Perasaannya memang tidak enak, setelah ada kesepakatan dengan Pak Handika terkit dengan rahasia perselingkuhannya dengan Bu Yusti.
Tas yang dibawanya kali ini terasa berat, karena berisi segepok uang pemberian Pak Handika. Saat istirahat tadi siang, Kirno mencuri kesempatan untuk memindahkan uang itu dari laci ke dalam tasnya. Ada rasa was-was juga, namun beruntung tak ada satu pun temannya yang sempat melihat.
Kirno berpikiran, lebih baik uang itu dibawanya pulang. Nanti di rumah baru akan dipikirkan, akan diapakan. Namun yang pasti ia berketetapan hati untuk tidak menggunakannya. “Mungkin bisa aku sumbangkan untuk panti asuhan atau kemanalah,” pikir Kirno.

Sampai di rumah, Kirno disambut istrinya dengan rasa keheranan. Tap biasanya suaminya pulang sesore ini. “Jam segini sudah pulang, Pak?” tanya Tarni, sang istri.
“Baru nggak enak badan, Bu,” jawab Kirno sekenanya.
Tarni tak bertanya lebih jauh, karena semalam Kirno juga mengeluh tidak enak badan. Meski semalam timbul kecurigaan pada suaminya atas perilakunya yang agak aneh. Mungkin memang suaminya sedang tidak enak badan.
“Apa perlu ke dokter, Pak, biar dikasih obat.”
“Nggak usah, Bapak cuma butuh istirahat saja,” kata Kirno sambil menyimpan tas kerjanya di dalam lemari.

Niat Kirno agar tas tersebut aman. Namun tindakan itu justru membuat istrinya makin merasa curiga. Tak biasanya suaminya menyimpan tas kerja di dalam lemari. Biasanya ditaruh begitu saja di samping lemari.
“Pasti ada sesuatu yang dirahasiakan. Dari kemarin Mas Kirno memang berperilkaku agak aneh. Aku akan cari tahu nanti ada apa di dalam tas Mas Kirno,” kata Tarni dalam hati.
Tarni pun menunggu kesempatan suaminya lengah, agar ia bisa leluasa membuka isi tas kerjanya. Namun sepertinya Kirno waspada. Ia hanya sesekali saja meninggalkan kamar, sehingga selalu bisa mengawasi lemarinya. Bahkan mandi pun ia lakukan dengan cepat.
“Mungkin aku harus nunggu saat Mas Kirno nanti tidur,” pikir Tarni. (*)

Read previous post:
Nelayan Temukan Jasad Jeven Mengapung di Tengah Laut

KRETEK (MERAPI)- Korban tenggelam di Pantai Parangtritis, Bantul, Jeven Samuel Rendawa (20) akhirnya ditemukan oleh nelayan dalam kondisi tewas mengambang

Close