UJIAN SEORANG ISTRI (12) – Ujian Membuat Makin Kuat

image description

MENGHADAPI ujian hidup, ada dua kemungkinan yang akan terjadi, yakni diri kita menjadi semakin lemah, atau sebaliknya justru menjadi semakin kuat. Jumirah menyadari akan hal itu. Ia merasa saat ini keluarganya sedang menghadapi ujian hidup yang cukup berat. “Tinggal sekarang bagaimana saya harus menghadapi ujian ini,” kata Jumirah dalam hati setiap kali merenungi nasibnya.

Suaminya masih harus menjalani masa hukuman setengah dari vonis yang dijatuhkan hakim. Itu pun sudah ada remisi saat Lebaran lalu. Namun sepertinya waktu berjalan sangat lambat. Rasanya sudah tidak sabar lagi Jumirah menanti masa pembebasan suaminya, agar kondisi keluarganya kembali pulih seperti sedia kala.

Sekarang ini biduk keuarganya seolah tanpa nahkoda. Terpaksa Jumirah yang harus bisa mengatur segalanya, dari mencukupi mata pencaharian, menjaga hubungan sosial dengan tetangga hingga urusan anak-anaknya yang terhitung masih membutuhkan perhatian besar.

Jumirah belakangan sudah bisa agak tenang, setelah isu perselingkuhan dirinya dengan Klimin sudah reda. Hanya sesekali saja masih ada celemongan orang usil, yang suka mengungkit-ungkit. Tapi setidaknya Jumirah sudah bisa bekerja mencari nafkah dengan normal. Berjualan apa saja yang bisa dijual atau membantu-bantu orang yang sedang membutuhkan.

Tapi saat kondisinya sudah mulai membaik, ujian lain datang dengan tiba-tiba. Mirna anaknya yang besar, sakit panas tidak sembuh-sembuh. Dengan terpaksa Jumirah membawanya ke Puskesmas. Dan ibarat disambar petir di siang bolong, Jumirah nyaris pingsan ketika dokter memberi keterangan Mirna harus dirujuk ke rumah sakit lebih besar karena terindikasi kena sakit deman berdarah.

Bayangan mengerikan berada di depan mata Jumirah, karena belum lama ada tetangganya yang kehilangan anaknya, karena terlambat membawa ke rumah sakit. Sekarang giliran dirinya yang harus menerima kenyataan, putri yang sangat disayanginya tergolek tak berdaya di tempat tidur. Tapi sepertinya Jumirah sudah semakin terbiasa menghadapi saat-saat tertekan. Ia mencoba tetap tegar dan senantiasa memohon kekuatan pada Allah SWT.

Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan [Âli ‘Imrân/3:186]

. (Bersambung)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
UJIAN SEORANG ISTRI (11) – Aib Disebar Tetangga

SERAPAT-RAPATNYA untuk menutup rahasia, tetap saja akhirnya bocor juga. Entah dari mana awal mulanya, kabar tentang perselingkuhan Jumirah dengan Klimin

Close