Membuka Luka Lama

MASIH dalam suasana duka, Sisar mendapat kabar bahwa Dirham akhirnya melangsungkan pernikahan secara resmi dengan Rohana. Hal ini dilakukan setelah mereka didatangi pengurus kampung, yang curiga mereka melakukan kumpul kebo atau hidup bersama tanpa ikatan pernikahan.

Kabar itu seolah membuka luka lama, karena bagaimana pun ia pernah menjalin rumah tangga selama bertahun-tahun dengan Dirham. Dan kini Dirham menikah dengan perempuan yang dulu menjadi salah satu penyebab terjadinya perceraian itu. Sisar mengakui, dirinya juga telah melakukan perbuatan tidak terpuji dengan pria lain. Hal itulah yang membuat rasa penyesalannya tak pernah hilang dari benaknya hingga kini. Apalagi pria itu ternyata hanya menjadikannya sebagai alat kesenangan belaka. Sementara sekarang suaminya telah memiliki istri baru, di saat dirinya tengah berduka akibat kehilangan ayah.

Sisar pun tak ingin menghadiri acara pernikahan mantan suaminya, karena takut nanti terjadi hal yang tak diinginkan. Sisar hanya ingin ketenangan tak terganggu. Perhatiannya kini hanyalah merawat ibunya, yang sudah renta dan membutuhkan perhatian lebih.

“Selamat berbahagia Mas. Jadikan masa lalu kita sebagai pengalaman berharga yang tak boleh terulang kembali. Sisar tulus mendoakan kebahagiaan Mas Dirham, karena Sisar sendiri juga sudah merasa bahagia dengan keadaan yang kini kualami,” guman Sisar sambil menerawang ke luar jendela.

“Bu, kenapa ibu kelihatan sedih. Ibu ingat kakek ya,” terdengat suara Rasti yang tiba-tiba sudah berada di samping Sisar.

Dipeluknya Rasti dengan erat. Sisar sangat berharap dirinya bisa membesarkan buah hatinya itu dengan baik dan mengantarnya menjadi orang sukses kelak. Rasti adalah bagian dari kebahagiannya yang masih tersisa, sehingga harus dirawatnya dengan baik.

“Mana mungkin ibu sedih ditinggal kakek, sekarang kakek kan sudah bahagia dan tenang di sisi Allah,” kata Sisar yang senantiasa mencoba untuk tidak memperlihatkan kesedihan di depan Rasti. (Bersambung)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pilkades Makin Dekat, Waspadai Pemicu Konflik

KARANGANYAR (MERAPI) - Panitia Pilkades bersama aparat keamanan diminta lebih peka terhadap aspek pemicu konflik jelang pemungutan suara serentak pada

Close