Ketegaran Seorang Istri

image description

MENINGGALNYA sang ayah merupakan pukulan berat bagi Sisar. Ia merasa berdosa, turut memberi andil atas kondisi kesehatan ayahnya itu sejak ia berpisah dengan suami. Tak bisa dibohongi, perceraian Sisar membuat beban pikiran yang berat bagi Pak Wiryo. Hingga akhirnya jatuh sakit dan meninggal dunia.

Tapi Sisar tak ingin berlama-lama memikirkan rasa bersalahnya. Masih ada kewajiban besar yang harus dijalankan. Sang ibu juga membutuhkan perhatiannya, agar kesehatannya tak ikut-ikutan ngedrop. Memang ada yang aneh, karena selama ini yang sakit-sakitan Bu Wiryo tapi ternyata yang meninggal malah Pak Wiryo.

Sisar mengkhawatirkan ibunya bakal terengaruh oleh kematian ayah. Tapi nyatanya sejauh ini Bu Wiryo justru terlihat tegar. Bahkan mungkin lebih tegar dibanding Sisar sendiri.

“Nduk, Bapakmu sekarang sudah sowan Gusti Allah. Mestinya sekarang ia sudah tenang. Simbok juga ikut merasa tenang. Kapan pun Simbok dipundhut sudah siap,” kata Bu Wiryo, yang membuat Sisar tak kuasa menahan air matanya.

Satu hal keistimewaan ibunya yang tak pernah disadari Sisar adalah keiklhasannya. Selama ini, Bu Wiryo sudah menjadi istri yang baik bagi Pak Wiryo. Tidak pernah membantah dan selalu menjadi pendamping setia bagi suaminya.

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417).

“Mengapa aku tidak pernah belajar dari ibu selama ini. Ibu yang seharusnya bisa menjadi tauladanku, tauladan dalam kehidupan sehari-phari, tauladan dalam membina rumah tangga. Jika aku meneladani ibuku sejak dulu mungkin nasibku tidak akan seperti ini,” kata Sisar dalam hati, seolah menyesali dirinya sendiri. (Bersambung)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
79 Pejabat Sukoharjo Dimutasi

SUKOHARJO (MERAPI) - Sebanyak 79 pejabat Pemkab Sukoharjo terkena mutasi. Dalam proses mutasi tersebut Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menjamin tidak

Close