Pandai Berkilah

KABAR perbuatan Sisar yang sudah melebihi batas kesusilaan, akhirnya sampai juga ke telinga Dirham. Namun begitu, Dirham tidak ingin menelan mentah-mentah isu itu karena belum membuktikan sendiri dengan melihatnya secara langsung.

Dirham menganggap Sisar masih menjadi istri yang setia, sekalipun selama bertahun-tahun membina rumah tangga telah sering menyakiti hatinya melalui sikap dan tingkah lakunya. Tapi untuk sampai berbuat selingkuh, Dirham merasa tidak mungkin.

Jika selama ini Joni sering bermain ke rumahnya, ia anggap sebagai seorang anak muda yang butuh tempat berlindung lantaran jauh dari orang tuanya. Dirham justru merasa senang dengan Joni, karena sebagai seorang mahasiswa perantauan, mampu menempatkan diri dengan baik di lingkungan masyarakatnya. Karena itu, Dirham tak menganggap sesuatu yang janggal, ketika Joni sering bermain ke rumahnya. Kebetulan tempat kos Joni juga berdampingan dengan rumahnya.

Namun begitu, isu tentang perselingkuhan itu makin lama makin santer saja. Dirham pun jadi risih dan merasa perlu untuk konfirmasi langsung dengan istrinya.

“Bu, Bapak kok sering mendapat omongan kurang enak dari tetangga,” kata Dirham.

“Omongan apa sih Pak?” tanya Sisar, yang sudah merasa dirinya dicurigai suaminya.

“Itu masalah Joni. Tetangga sering bergunjing kok sering banget main ke rumah kita saat Bapak sedang tidak di rumah.”

“Oalah itu to Pak. Terus apa kata para tetangga?”

“Ya mereka bilang seperti itu. Mereka curiga Ibu berbuat macam-macam dengan Joni.”

“Lantas Bapak percaya omongan mereka? Macam-macam itu seperti apa? Bapak lebih percaya dengan istri apa sama tetangga,” kata Sisar dengan nada tinggi.

“Pastilah percaya dengan istri, tapi Bapak juga perlu penjelasan dari Ibu juga dong.”

“Itu artinya Bapak secara tidak langsung sudah menuduh.”

“Bukan begitu Bu. Selama ini Bapak hanya dengar dari tetangga, sekarang Bapak pengin dengar dari mulut Ibu secara langsung.”

“Kalau Bapak tanya, ya itu tadi jawaban Ibu. Lebih percaya dengan Ibu apa dengan tetangga, sekarang terserah bapak.”

“Baiklah, Bapak percaya sama Ibu, tapi tolong jaga kepercayaan bapak. Jaga nama baik Ibu sebagai seorang istri,” kata Dirham. (Bersambung)

Read previous post:
Dimakamkan di Gayam, Paman Presiden Joko Widodo Meninggal Dunia Usai Umrah

SUKOHARJO (MERAPI) - Paman Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Mulyono Herlambang (66) meninggal dunia saat menjalankan ibadah umrah pada Selasa

Close