Diterpa Isu Perselingkuhan

USIA pernikahan Dirham dan Sisar sudah berlangsung sepuluh tahun lebih. Selama ini hubungan mereka memang aman-aman saja, sekalipun Sisar sering bersikap kurang menghormati suaminya, terlebih lagi pada anak angkat mereka, Rasti.

Semua cobaan sejauh ini berhasil dilalui, berkat kesabaran Dirham menghadapi istrinya. Namun rupanya sikap mengalah Dirham justru membuat Sisar makin menjadi. Melewati usai pernikahan yang sudah sepuluh tahun, tanda-tanda ujian semakin berat pun mulai terlihat.

Para tetangga mulai menebar desas-desus, bahwa Sisar tengah bermain mata dengan seorang laki-laki lain. Kabar semakin heboh karena laki-laki yang disebut sebagai pria idaman lain Sisar itu masih terhitung anak kemarin sore. Dia adalah seorang mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi swasta. Kebetulan, si mahasiswa kos di rumah yang bersebelahan dengan rumah Sisar. Nama mahasiswa itu adalah Joni – nama samaran.

Rupanya kabar tak mengenakkan itu lama kelamaan sampai juga ke telinga Sisar. Bukannya marah, tapi Sisar malah tertawa ngakak. Setiap bertemu dengan ibu-ibu, ia bicara ceplas-ceplos seperti tidak ada masalah. Dan bahkan seperti sengaja memancing pembicaraan agar orang makin penasaran.

“Pak, beli daging ayamnya dua kilo,” kata Sisar pada penjual sayur dorongan yang tengah berhenti di perempatan jalan kampung. Seperti biasanya, tukang sayur itu dikerumuni para ibu yang sedang belanja.

“Kok banyak banget, mau masak besar ya Bu,” kata si tukang sayur.

“Atau mungkin karena ada orang khusus yang perlu dimasakkan secara khsusus ya?” timpal seorang ibu.

“Ah tahu aja ibu ini,” kata Sisar seolah membenarkan ucapan ibu tadi.

“Aduh…rupanya benar ya kabar burung itu,” ujar ibu yang lain lagi.

“Iyalah bu, untuk ramai-ramai biar orang-orang ada bahan untuk ngrumpik,” kata Sisar sambil tertawa.

Ibu-ibu yang mendengar pun makin penasaran soal kebenaran isu yang tengah beredar. Jika benar, masak Sisar tidak malu dan malah bicara kesana-kemari. Tapi jika tidak benar, mereka memang sudah sering melihat Joni berduaan dengan Sisar di ruang tamu saat Dirham tengah di kantor. Sekalipun itu di siang hari, namun para tetangga menganggap hal yang tak seharusnya. Apalagi saat siang rumah tengah sepi, karena Rasti juga masih sekolah. Orang bilang jika berduaan di tempat sepi, maka pihak ketiga adalah setan. (Bersambung)

Read previous post:
LONGSOR DI BEBERAPA WILAYAH KECAMATAN – Khawatir, Ada Warga yang Terpaksa Mengungsi

MAGELANG (MERAPI) - Akibat hujan yang berlangsung lama dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Kabupaten Magelang, Selasa (25/12) siang

Close