‘Telmi’ karena Sering Dimarahi

image description

DIPERLAKUKAN kasar setiap hari oleh Sisar, membuat perkembangan kejiwaan Rasti pun terganggu. Ia jadi lebih banyak termenung saat sendirian dan pikirannya lamban dalam mencerna keadaan di depannya. Bahkan berkali-kali Sisar mengumpat Rasti dengan sebutan: “Dasar telmi” alias telat mikir.

Hal ini dikarenakan perintah yang diberikan Sisar sering kali tidak ditangkap dengan baik oleh Rasti. Semakin salah, semakin dibentak-bentak, dan hal itu semakin membuat Rasti kian tertekan.

Di sekolah pun demikian pula. Semula rasti dikenal siswi yang ceria dan pandai bergaul dengan teman-temannya. Namun belakangan ini ia menjadi sangat pendiam. Nyaris tak ada teman sekelas yang mau bermain dengannya, karena status ‘telmi’ yang telanjur melekat pada diri Rasti.

Prestasi akademik Rasti juga turun dengan drastis. Memang selama ini ia tak pernah menjadi juara kelas, namun setidaknya tak pernah ketinggalan dalam mengikuti pelajaran di kelas. Tapi sekarang banyak nilai 1 atau 2 yang menghiasi lembar kertas soal yang diberikan oleh gurunya.

Hal ini membuat Bu Tatik (nama samaran) sebagai guru kelasnya menjadi keheranan. Memang ia tahu ada perubahan soal orang tua yang mengasuh Rasti, dari orang tua kandung beralih ke keluarga Dirham yang masih terhitung keluarga jauh. Namun Bu Tatik tak menyangka kalau Rasti belakangan bisa berubah secara drastis, karena sepengetahuannya Bu Sisar cukup sayang kepada Rasti.

“Rasti, kenapa nalaimu belakangan ini jelek sekali?” tanya Bu Tatik pada Rasti, yang sengaja dipanggilnya ke ruang guru.

Namun Rasti hanya menundukkan kepalanya. Tidak ada jawaban dari mulut mungilnya.

“Apakah di rumah Ibu Sisar tidak pernah membimbing Rasti mengerjakan PR?” tanya Bu Tatik lagi.

Rasti hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan. Bu Tati pun kini tahu, pasti ada masalah besar yang tengah dihadapi Rasti di rumahnya. Namun ia tak ingin mendesak Rasti dengan pertanyaan-pertanyaan berikutnya, karena takut Rasti makin tertekan.

“Mungkin Bu Sisar perlu saya panggil ke sekolah, untuk menceritakan masalah yang tengah dihadapi Rasti sehingga bisa dipecahkan secara bersama-sama,” kata Bu tati dalam hati. (Bersambung)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
ilustrasi
Kapolres Bantul Instruksikan 17 Polsek Buru Cah Klitih

BANTUL (MERAPI)-Serangkaian aksi kekerasan yang dilakukan cah klitih di Bantul menjadi perhatian serius jajaran Polres Bantul. Kapolres Bantul AKBP Sahat

Close