Bangga Mengumbar Rahasia Keluarga

PARA tetangga setiap lewat di depan rumah Dirham, sudah tidak merasa aneh lagi jika mendengar suara keras Sisar atau suara benda-benda di banting ke lantai. Sudah menjadi rahasia umum, istri Pak Dirham itu punya perangai yang galak pada keluarganya.

Marah kepada suami di depan umum, juga sudah sering dilakukan Sisar. Terlebih lagi berbuat kasar pada anak angkatnya, Rasti, hampir menjadi tontonan setiap hari.

Namun agak berbeda jika berhadapan dengan para tetangga. Sisar tetap bisa bergaul secara wajar. Ikut kegiatan pengajian di masjid, ikut arisan PKK dan semua kegiatan kemasyarakatan tak pernah ketinggalan.

Sisar juga tidak pernah menutup-nutupi perangaianya yang ‘sangar’ terhadap keluarga. Bahkan sering menjadi bahan bercanda, setiap ada acara perkumpulan ibu-ibu.

“Bu Sisar, Pak Dirham itu apa ya nggak bosan punya istri galak seperti sampeyan?” celetuk seorang ibu.

“Lho…jangan salah sangka. Justru saya semakin galak maka bapak itu makin bergairah,” jawab Sisar sambil tertawa ngakak, yang sontak diikuti ibu-ibu yang lainnya.

“Jangan dikira Pak Dirham itu jinak. Meski pendiam tapi galak lho dia kalau gituan,” lanjut Sisar yang makin membuat ibu-ibu terpingkal-pingkal.

Sepertinya menjadi hal yang biasa bagi Sisar, untuk mengumbar rahasia dan aib keluarganya sendiri. Apapun ia ceritakan di depan umum dengan tidak punya rasa malu. Dari masalah yang paling pribadi hubungan suami istri, hingga masalah utang piutang dibeberkan kepada para tetangga.

Dirham sebenarnya merasa malu dengan kelakukan Sisar seperti itu. Namun setiap kali diberi nasihat, justri pertengkaran yang terjadi.

“Dik, saya malu kalau semua rahasia keluarga kamu omongkan ke para tetangga. Mosok kemarin saya utang di kantor, orang-orang juga tahu. Kan nggak ada urusannya mereka dengan kita,” kata Dirham.

“Biarin saja mereka tahu, toh itu kenyataan Mas Dirham utang di kantor. Nggak usah ditutup-tutupi,” jawab Sisar dengan santai.

“Tapi tak perlu juga diomongkan kesana kemari, Dik.”

“Terlanjur semua orang sudah tahu. Mau bagaimana lagi.”

Dirham hanya bisa geleng-geleng kepala, karena setiap perkataannya selalu saja dipatahkan dengan argumen yang sebenarnya sering tidak masuk akal. (Bersambung)

Read previous post:
Kota Yogyakarta Raih Smart City 2018

YOGYA (MERAPI) - Kota Yogyakarta meraih penghargaan Smart City 2018 dari Kementerian Komunikasi dan Informartika (Kemenkominfo). Yogyakarta menjadi salah satu

Close