Bulan Madu Mulai Terasa Pahit

MASA-MASA manis bulan madu ternyata tidak berlangsung lama. Watak asli Sisar dengan cepat mulai terlihat hanya beberapa minggu setelah biduk rumah tangga berlayar. Malas dan egois. Bahkan pekerjaan rumah yang sederhana pun tidak bisa dilakukannya denga baik, seperti menyapu halaman atau cuci piring.

Dirham hanya bisa geleng-geleng kepala melihat perilaku istrinya. Beruntung ia sudah punya rumah sendiri, sehingga tidak harus tinggal dengan orang tuanya. Dirham bisa membayangkan, betapa kecewa kedua orang tuanya jika tahu ternyata menantunya tidak bisa membawakan diri dengan baik.

Sejak awal memang kedua orang tua Dirham agak kurang setuju dengan pernikahan yang kesannya terburu-buru. Apalagi calon menantunya masih sekolah di bangku SMA. Dirham pun bersyukur, orang tuanya tidak melihat sendiri bagaimana perilaku Sisar setiap harinya di rumah. Dirham sudah sering melihat sinetron, ketidakcocokan antara istri dengan mertuanya yang pada umumnya berdampak negatif. Jika tidak istrinya yang tertekan, maka pihak mertua yang akan mengalami tekanan batin dan ujung-ujungnya menderita sakit.

Tidak tinggal dengan mertua pun, ternyata Sisar belakangan sudah mulai timbul tidak betah mengurus rumah sendirian. Ini disebabkan watak kekanak-kanakannya yang belum bisa hilang. Jika selama ini semua kebutuhan sudah diurus ibunya, maka sekarang harus bisa melakukannya sendiri. Tapi karena watak pemalasnya, membuat hal yang seharusnya ia kerjakan menjadi terbengkelai.

“Dik, sudah siang ayo bangun,” kata Dirham.

“Aahhh…, masih ngantuk, sebentar lagi,” jawab Sisar yang bukannya bangun tapi malah menarik selimut melanjutkan tidurnya.

Dirham tidak bisa berbuat apa-apa, menghadapi sifat malas istrinya. Terpaksa ia sendiri yang harus membenahi rumah agar tidak berantakan. Termasuk menyiapkan makan pagi, harus memasak sendiri karena ia harus segera berangkat kerja.
Ketika Dirham keluar dari rumah untuk berangkat kerja, Sisar sering masih meringkuk di tempat tidurnya. Dengan menghela nafas panjang, Dirham menstater motornya dan pergi dengan hati yang galau.

“Apakah akan seperti ini selamanya?” tanya Dirham dalam hati. (Bersambung)

Read previous post:
MERAPI-HUMAS POLSEK SEYEGAN Polisi melakukan olah TKP sesaat setelah kejadian dua cah klitih tewas
KASUS CAH KLITIH TEWAS DITABRAK KORBAN-Polisi Temukan Rokok Elektrik Hingga Pil Koplo

SEYEGAN (MERAPI)-  Polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan milik dua cah klitih yang tewas ditabrak korbannya di depan Puskesmas Seyegan, Sleman.

Close