BANGUN DARI KUBUR (4) – Terkuaknya Tabir Rencana Jahat

MALAM itu di halaman rumah besar milik tuan Jansen terjadi kegemparan dengan datangnya Janet yang sudah dianggap mati dan dimakamkan siang harinya, bahkan ada yang merinding ketakutan menganggap Janet hidup kembali. Tuan Jansen pun keluar ditemani Royyen walau ia percaya kalau putrinya sudah meninggal namun ia melihat sendiri kalau Janet datang dan pulang kerumahnya demgan mengendarai bendi.

“Nona Janet bukankah kau sudah mati!” Kata Royyen tiba-tiba. Sosok yang berpakaian putih seperti saat dimakamkan mengacuhkan ucapan Royyen, ia segera turun dari bendi dan langsung memeluk ayah penuh haru. Sebaliknya Royyen yang melihat Sarmin duduk bengong di atas bendi tiba-tiba tertawa terbahak-bahak.

“Ternyata Janet sendiri yang bisa menangkap pencuri perhiasan miliknya, ayo tangkap Sarmin bawa dia ke penjara ” teriak Royyen.
Orang yang ada dihalaman segera bergerak mendekati Sarmin.
“Tunggu. Sarmin tak bersalah bahkan di yang menolongku dari kubur,” kata Janet mengagetkan semua yang ada di situ bahkan tambah bikin kaget ketika tangannya menuding Royyen dia pencurinya!” Papa suruh orang tangkap dia”

Tuan Jansen tanpa ragu mendengar perintah putrinya segera memerintah orang-orang untuk menangkap Royyen.
“Hei apa apaan ini” teriak Royyen berontak. Kurang ajar kau Sarmin! Awas kau.” Royyen yang sudah terpojok tiba-tiba lari dari tempat itu. Orang -orang segera memburunya ia terus berlari kencang kearah perkebunan dan hilang di kegelapan malam. Malam itu orang-orang yang mencarinya kembali tanpa hasil. Baru keesokan hari ia ditemukan sudah mengambang dalam sumur tua ditengah perkebunan dalam keadaan tak bernyawa. Rupanya berlari dalam gelapnya malam ia terperosok sumur.

Janet pun bercerita kalau dirinya belum benar-benar mati. Orang-orang pun berkeyakinan kalau Janet hanya mati suri sebagian tubuhnya sudah tak berfungsi karena diam tanpa denyut layaknya orang mati tapi sebenar masih hidup ia mengalami keajaiban dalam beberapa jam dikubur menurut ceritanya ia berada di tempat yang asing ditempat yang lebih tinggi ia seperti dituntun untuk mencari tahu siapa yang mencuri perhiasannya ternyata Royyen pelakunya yang juga selalu memberi minum dengan ramuan akibatnya ia terus menerus dihantui rasa kehilangan yang berlebihan, parahnya lagi Royyen menyewa dokter gadungan yang memvonis kalau ia sudah mati. Orang kepercayaan ayahnya itu punya niat jahat menguasai apa yang dimiliki ayahnya. Royyen juga sakit hati cintanya ditolak mentah mentah. Cara licik dan halus dilakukan pertama memfitnah Sarmin sebagai pencuri kemudian meracuni dengan ramuan yang membuat sakit hingga dianggap mati. (Siswanto Pakujati)

Read previous post:
Bea Serendy Luncurkan Single Solo Perdana ‘Sampai Matahari Berhenti Bersinar’

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Teknik vokal falsetto harmonies telah terbukti mengantar kesuksesan bagi Bee Gees, grup band rock legendaris dunia.

Close