Berempat “Dhahar Kembul” Bersama

HAPE Mursito bergetar. Sani, Adiknya, lewat video call memberitahukan, jika di ruas jalan Cisadane, tepatnya di depan toko meubel ‘Apik’ ada kecelakaan lalulintas. Sebuah truk remnya blong, menabrak tiga buah sepedamotor. Korban meninggal di tempat kejadian dua orang. Tiga korban lainnya luka berat.

Jalan Cisadane adalah sebuah jalan tidak begitu lebar dan tidak begitu ramai. Tiap hari dilalui Mursito manakala berangkat dan pulang kerja.

Mendapat giliran kerja lembur, hari itu jam sepuluh malam Mursito baru meninggalkan tempatnya bekerja. Teringat informasi dari Adiknya, tak urung bergidik juga bulu kuduknya tatkala memasuki jalan Cisadane.

Limapuluh meter lagi Mursito sampai di depan toko meubel ‘Apik’. Tiba- tiba dia melihat ada kerumunan di tengah jalan. Ada empat sosok berambut sebahu pada berjongkok di jalan aspal. Mursito penasaran, ingin tahu. Dia turun dari kendaraannya dan mendekat.

“Ya ampuuun…!”, gumamnya setengah berteriak. Mata Mursito melihat dengan jelas namun tidak bisa memastikan, empat sosok itu laki- laki atau perempuan. Dengan lidahnya masing- masing, mereka berempat pada asyik menjilati jalanan aspal.

Dengan tertawa- tawa dan sepertinya saling berebut, sosok berambut sebahu itu menjilati sesuatu yang ada di atas jalan. Semakin penasaran, Mursito dengan seksama mengamati, apa yang mereka jilati itu.

Ternyata yang mereka jilati adalah…bekas tetesan darah. Sangat mungkin bahwa itu adalah bekas tetesan darah kurban lakalantas yang terjadi di tempat tersebut pada sore harinya.

Kepala Mursito sontak menjadi pusing, berkunang- kunang. Untung, dia masih bisa menguasai dirinya, sehingga tidak sampai jatuh pingsan.
Mursito bergegas meninggalkan tempat itu. Namun rasa penasarannya belum hilang.

Limabelas meter meninggalkan tempat tersebut, kepalanya menoleh ke belakang.
Mengarah ke depan toko meubel ‘Apik’.
Kerumunan empat sosok berambut sebahu, dengan posisi jongkok, lidahnya terjulur menjilati jalanan aspal, sudah hilang lenyap dari pandangannya. – Nama samaran. (FX Subroto)

Read previous post:
22 Kalurahan Terima Bantuan Khusus untuk Kegiatan Padat Karya

WONOSARI (MERAPI) – Sebanyak 22 kalurahan tersebar di 17 kapanewon akan mendapatkan dana untuk penyelenggaraan program padat karya melalui Bantuan

Close