WEWENYA MINTA SUAMI (1) – Rumah Baru Itu Ternyata Angker

SUDAH 2 tahun Bondan Suyanto (nama samaran) menyelesaikan kuliahnya (D3) di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Yogyakarta. Dia sudah berulang kali
melamar pekerjaan di beberapa kantor dan toko tetapi belum pernah ada yang menerimanya. Akhirnya dia bisa diterima di Perusahaan Kertas setelah dibantu oleh temannya yang telah bekerja di Perusahaan tersebut.

Setelah bekerja beberapa bulan iapun nikah dengan Wijiastuti (nama samaran) teman kuliahnya dulu. Wijiastuti itu telah bekerja di sebuah toko yang
besar sebagai kasir. Bondan Suyanto tinggal di rumah kontrakan yang ada di kota Yogyakarta, jadi setiap tahun pasti mengeluarkan uang cukup banyak untuk membayar kontrakan rumah itu. Gajinya untuk membayar kontrakan rumah dan kebutuhan sehari-hari sering kurang.

Ayahnya Bondan yang melihat anaknya sering kekurangan uang segera membeli tanah di Yogyakarta untuk didirikan rumah. Ia membeli tanah di
pinggiran kota yang harganya tidak terlalu tinggi. Selang beberapa bulan lalu didirikan rumah sederhana. Kayu-kayunya diambilkan dari desa tempat tinggal ayahnya.

Setelah rumah itu jadi berarti Bondan tidak memikirkan beaya kontrak rumah lagi. Dengan demikian beaya pengeluaran menjadi berkurang.
Sebulan setelah rumah itu jadi Bondan beserta istrinya menempati rumah baru itu. Rumah itu diatur dengan baik halamannya ditanami bunga bungaan dan
diberi pagar yang cukup indah.

Bondan dan isterinya merasa senang tinggal di rumah tersebut. Namun lebih kurang tiga bulan setelah rumah itu ditempati ternyata rumah itu sangat
angker.

Hal hal yang menunjukkan keangkeran rumah itu antara lain ada suara orang mengetuk pintu disertai dengan suara “kulon nuwun” tetapi setelah
dibukakan pintu tidak ada satu orangpun di luar rumah. Juga sering terjadi lampu padam sendiri ataupun nyala sendiri.
Pernah terjadi tengah malam Wijiastuti dibekap oleh Gendruwo, ia tidak bisa bicara tetapi kakinya dihentak hentakkan pada kasur sehingga
membangunkan suaminya. (Drs. Subagya)

Read previous post:
Olahan Nila Jaga Kesehatan Jantung

OLAHAN ikan nila cukup beragam, bahkan bisa cukup digoreng maupun dibakar. Asupan ini diyakini memiliki banyak manfaat atau khasiat kesehatan.

Close