Rambut Kribo Minta Dipotong Pendek

KALA itu, sampai menjelang jam sembilan malam hujan belum juga reda. Merasa sudah tidak akan ada lagi pelanggan yang datang, Pak Karim akan menutup kiosnya. Pak Karim adalah seorang tukang cukur yang berpengalaman puluhan tahun.
“Tolong dicukur pendek, Pak!”, ucap seorang anak muda berambut model kribo yang tiba- tiba masuk ke kios cukur rambutnya. Pak Karim terhenyak. Merasa heran, kenapa anak muda ini minta dicukur pendek. Padahal, kala itu, puluhan tahun yang lalu, rambut model kribo sedang ngetop.

“Saya nggak salah dengar kan, Mas?”, ujar Pak Karim. Anak muda itu hanya mengangguk. Dan terus saja duduk di kursi menghadap kaca besar. Tukang cukur itu pun bersiap akan memulai pekerjaannya. Tangan kiri memegang sisir, tangan satunya memainkan gunting.
“Lho!”, ujar Pak Karim heran. Gunting yang senantiasa dijaga agar selalu dalam kondisi tajam, tidak mampu untuk memotong rambut anak muda itu. Beberapa kali dicoba, tidak berhasil juga.

Begitu pula dengan peralatan yang lain, seperti tondis. Tidak mampu untuk memotong atau menipiskan rambut kribo itu. Pak Karim mulai berkeringat menghadapi hal yang tidak masuk akal tersebut. Tangannya lalu menyibak rambut anak muda tersebut.
“Hiiii…!”, Pak Karim setengah berteriak. Ketika rambut tersibak, mata Pak Karim terbelalak. Rambut kribo itu penuh dengan binatang kecil. Ada tungau anjing, tungau beras, tungau manusia, dan masih banyak lagi hewan kecil seperti semut, belatung, tengu, rayap, dan lainnya.

Bersamaan dengan itu bau yang teramat sangat tidak enak menusuk hidung tukang cukur tersebut. Ada bau seperti tai kucing, bau seperti bangkai anjing, bercampur menjadi satu.
Pak Karim tidak kuat menahan bau tersebut. Perutnya mual. Dan berakhir dengan muntah sejadi- jadinya. Isi perutnya keluar semua. Matanya berkunang- kunang. Keringat dingin keluar dari pori- porinya.

Dalam beberapa detik Pak Karim tidak sadarkan diri. Untung tidak sampai jatuh pingsan. Ketika kesadarannya pulih, anak muda berambut kribo itu sudah tidak berada di kursi depan kaca besar.
“Ealaah…lelembut mau nglencer saja kok ndadak mampir ke sini lho”, gerutu Pak Karim sambil menutup kios tempatnya mengais rezeki. – Nama samaran. ( FX Subroto )

Read previous post:
Sirih Mini Musuh Bebuyutan Rematik

TANAMAN berkhasiat obat jenis sirih mini sering disebut juga sirih cina dan ketumpang air. Sebagian warga yang sudah tahu maupun

Close