Diajak Nonton Gamelan Tengah Malam

DIMAS dan Tio mendapat tugas ke Yogyakarta dan harus menginap di hotel selama dua hari satu malam. Pukul 01.00 pintu kamar diketuk. Dimas yang belum tidur karena lembur langsung menuju pintu. Saat pintu terbuka, seorang laki-laki yang memakai seragam hotel mengajak Dimas menonton pertunjukan gamelan. Tanpa berpamitan dengan Tio, Dimas langsung menurut seperti terkena hipnotis.
“Tunggu di sini dulu, sebentar lagi pertunjukan gamelan dimulai.”

Dimas lalu ditinggal sendirian di lobby hotel.
Beberapa menit kemudian datang seorang perempuan berkebaya hijau dan rambut disanggul berjalan menuju ke arah Dimas dengan wajah tertunduk. Saat berada di hadapan Dimas perempuan itu menegakkan posisi tubuhnya sambil menembang jawa. Dimas langsung pingsan setelah melihat wajah si sinden. Ia baru tersadar setelah adzan Subuh dan terbangun ada di gudang hotel. Dimas buru-buru keluar dan menemui Tio, teman sekamarnya.

“Ah masa, tapi aku sama sekali nggak dengar ada suara pintu diketuk lho. Mungkin kamu mimpi, Dim,” kata Tio begitu mendengar kejadian yang dialami Dimas.
Sebelum kembali ke Semarang, Dimas yang masih penasaran dengan kejadian aneh yang ia alami bercerita pada seorang staff hotel.

“Dulu ada sinden yang bekerja di hotel ini dan meninggal bunuh diri setelah pacarnya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas seminggu sebelum hari pernikahan mereka. Dan pacar si sinden juga bekerja di hotel ini.”
Dimas langsung bergidik ngeri. Begitu juga dengan Tio yang awalnya tak percaya dengan kejadian yang Dimas alami. Kemudian mereka langsung beres-beres dan meninggalkan hotel itu. (Yeni Endah)

Read previous post:
Pererat Barisan Antisipasi Bencana Alam

KARANGANYAR (MERAPI) - Polres Karanganyar memastikan personel dan peralatan pendukungnya siap menghadapi bencana alam yang terjadi sepanjang musim penghujan. Barisan

Close