Rumah Lama Dihuni Genderuwo

CERITA ini dialami Badrun, kakak kandung Nia di rumah lamanya. Di belakang rumah lamanya di tumbuhi banyak tanaman pandan yang berduri yang biasa digunakan orang untuk membuat tikar dan di sebelah timurnya ditumbuhi pohon gempol.
Di samping rumah lama Badrun terdapat tanah kosong yang ditumbuhi pohon pisang. Rumah lama Badrun bisa dibilang bangunan kuno karena kayunya masih berukiran cantik dan ada gambar tokoh pewayangan. Kamarnya ada empat ruangan, tapi yang berfungsi hanya satu dan yang tiga di biarkan kosong begitu saja. ketiga ruangan tersebut pun di gembok sejak bapak meninggal.

Hingga suatu hari, rumah itu dibiarkan kosong karena adik-adik Badrun pada merantau ke jakarta sedangkan saudara yang lain sudah berkeluarga. Badrun waktu itu tinggal di rumah mertua orang tuanya bersama dengan Nia. Sedangkan ibunya yang stroke dirawat oleh kakak perempuan Badrun.

Badrun sebenarnya sudah berkeluarga dan mempunyai seorang anak dan istri yang tinggal di daerah Turi, Sleman. Tetapi Badrun bekerja di kampung Nia dan mau tidak mau Badrun tinggal seorang diri di rumah yang tadinya dibiarkan kosong itu.
Nia tidak tahu kejadiannya, karena waktu itu para tetangganya heboh dan menuju ke rumah Badrun, kakaknya.

Dari apa yang Nia dengar waktu itu, kakaknya tidur tetapi entah bagaimana caranya kakaknya bisa berpindah tempat yang tadinya di ruang tamu, tiba-tiba bisa berpindah ke kamar kosong di belakang, kamar bekas almarhum bapak.
Padahal dari luar masih dalam keadaan di gembok rapat. Alhasil tetangga dan teman-teman kakak yang heran mencari kakak membongkar dinding kayu kamar itu dan di dapati Badrun terbangun seperti orang linglung.

Kata orang-orang Badrun dibawa Genderuwo. Waktu itu malam sekitar jam 8, Rudi, adik Nia mau ke toko lewat belakang rumah. Saat lewat belakang rumah, Rudi jalan sambil bernyanyi-nyanyi. Tiba-tiba ada sesuatu yang jatuh dari pohon gempol di belakang rumah. Rudi kaget bukan main. Menurut Rudi, yang jatuh itu sosok hitam besar seperti gorila.
Sekarang rumah ini sudah dibongkar oleh pemiliknya dan keadaannya sudah seperti hutan belantara. – Semua nama samaran. (Pandu Eka Prayoga)

Read previous post:
Kol Ungu Singkirkan Radikal Bebas

NAMA jenis sayur kol atau kobis sudah tak asing lagi di masyarakat. Kol pun sering dijadikan lalapan bersama jenis lalapa

Close