KASIH YANG TAK TERPUTUS (3-HABIS) – Sudah Menabung dan Dibuatkan Warung

RIZKI mulai panik karena ibunya tak kunjung datang dan kakak prempuannya juga belum pulang dari kuliahnya. Rizqi sering sendirian di rumah di temani neneknya. Karena ayahnya sudah meninggal 2 tahun yang lalu. Ibunya Rizqi menjadi tulang punggung rumah dan bekerja di rumah sakit sebagai dokter umum. (suara telefon rumah) 5 menit sebelum kejadian itu.
“Riz itu ada telfon, nggak mau diangkat?” rizqi terkaget dan bangun menuju ruang tengah.
“hallo,..?”
“Dek kamu di rumah ?”

“Iya kak gimana?” Rizqi mulai khawatir karena nada suara kakaknya yang bergetar dan ketakutan. “Dek kamu bilang sama bu Darmi pesen kain kafan sama minta tolong siapkan peralatan untuk mengkafani,…” taka ada suara hanya isakan yang terdengar.
“Kak, siapa yang meninggal?” kaki Rizqi mulai tak merasakan bumi dia mulai ketakutan.

Suara ambulan terdengar. Rasa takut itu semakin menjadi tak terasa Rizqi berjalan keluar membuka pintu dan terlihat orang-orang berbondong-bondong melihat. Seorang ibu bertanya kepada Rizqi akan tetapi tak dihiraukan lagi. kucing hitam itu tak ada di depan rumahnya.

Ambulan itu mendekati rumahnya. Keluar kakaknya yang menangis sesenggukan. Neneknya berjalan mendekati Rizqi “Sopo le kae?” rizqi masih tak bergeming. Tiba-tiba kakaknya mendekat dan memeluknya erat. Rizqi tiba-tiba meraung menangis. Neneknya menangis saat melihat para perawat itu membawa jenazah yang tertutup kain putih berlapis kain batik.
“Ibuuuu…” pecah sudah tangisnya.

Semua orang disana merasa iba kepada 2 anak itu. Kucing yang di depan rumahnya itu berarti adalah ibu? kata nenek kalau ada kucing berwarna hitam semua dan ketika di suruh pergi tidak mau malah mengikuti berarti dia adalah bukan hewan.
Jenazah itu kemudian dikebumikan dan semua ikut berduka cita. Pak Kardi ayahnya Rio pun ikut ke rumahnya dan mengucapkan bela sungkawa kepada Rizqi. Semua kenangan bersama ibu begitu membekas di hati tak terlupa semua pesan ibu. Rizqi sayang ibu.

Setelah kejadian itu Rizqi dan kakaknya dikejutkan bahwa ibunya sudah menabung untuk mereka berdua dan sudah dibuatkan warung di pasar agar hasilnya bisa dibuat kehidupan mereka setelah uang tabungan mereka habis serta kursi roda otomatis untuk nenek. Tak hanya itu ternyata ibunya memilki uang pensiun setiap sebulan sekali. Sungguh ibunya menyiapkan
segalanya untuk 2 anak itu. Kasih ibu sepanjang masa dan tak akan berakhir. (Hailatur Rosida)

Read previous post:
Daun Afrika Manjur Cegah Stroke dan Ginjal

TANAMAN berkhasiat obat layak dimiliki atau ditanam di pekarangan rumah. Bagian tanaman yang biasa dimanfaatkan atau ada khasiat kesehatannya, antara

Close