Koran Berusia Setengah Abad Lebih

PAK MUS, lelaki berusia enampuluh tahun itu hobi beratya adalah membaca. Koran, majalah, buku, adalah santapan sehari- harinya. Seminggu lalu Pak Mus pulang dari Solo naik keretaapi Prameks. Kala itu penumpang tidak begitu banyak. Sampai stasiun Klaten, seorang lelaki usia sekitar tujuhpuluh tahun naik dan duduk di sebelah Pak Mus.
Rupanya lelaki tersebut juga penghobi berat membaca. Begitu duduk terus membuka koran yang dibawanya. Koran dia buka lembar demi lembar. Namun baru sepuluh menit sudah ‘dheklak- dhekluk’, ngantuk.
Bruk! Koran yang dia baca terjatuh. Diambil oleh Pak Mus. “Mangga, Pak kalau ingin membaca,” ujar pemilik koran tersebut sambil meneruskan tidurnya.

Pak Mus ingin membaca namun niat itu diurungkan. Baginya, membaca di dalam kendaraan yang sedang berjalan, membuatnya pusing. Akhirnya koran itu hanya dilipat dan akan diberikan manakala penumpang di sebelahnya sudah terbangun.
Menjelang masuk stasiun Brambanan gantian Pak Mus yang terkantuk- kantuk. Dan tertidur. Rasanya baru sekejap, keretaapi yang dia naiki sudah memasuki stasiun Lempuyangan.
Pak Mus thingak- thinguk. Penumpang di sebelahnya sudah tidak ada. Daripada dibuang, koran yang nampak masih baru itu dia masukkan ke dalam tas cangklongnya.

Malam sehabis makan Pak Mus teringat akan koran yang ada di dalam tasnya. Koran itu dia ambil dan dia buka pelan- pelan. Pertama- tama dia mengamati halaman satu. Sontak Pak Mus heran dan terkaget- kaget. Tertulis dengan jelas pada bagian atas halaman satu, koran tersebut terbitan tanggal 1 Maret 1955.

“Hah?! Koran ini usianya sudah setengah abad lebih! Tapi kertasnya masih putih bersih? Tulisannya juga masih teramat jelas. Enak dibaca. Tidak buram. Berita yang dimuat juga peristiwa yang terjadi di seputar tanggal satu Maret tahun limapuluh lima atau enampuluh lima tahun yang lampau?!” gumam Pak Mus keheranan.
“Jangan-jangan pemilik koran ini makhluk halus, Pak?” kata Sri, anak sulung Pak Mus. Pak Mus hanya terdiam. Tidak bisa menjawab. – Nama samaran. (FX Subroto)

Read previous post:
Pedagang Pasar Kolombo Liburkan Pegawai

SLEMAN (MERAPI) - Pandemi virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Sleman menimbulkan dampak yang luas hingga ke sektor ekonomi. Akibat

Close