Ditolong Perempuan Berbaju Putih

ADIK perempuanku mau melahirkan di Klaten. Aku datang ingin menjenguknya di rumah sakit. Alhamdulillah, malam itu adikku melahirkan bayi perempuan cantik dengan selamat.
Dua hari kemudian aku memutuskan pulang, setelah melihat keadaan adikku sudah sehat tanpa kurang suatu apapun. Aku pun memacu sepeda motor dari kota Klaten menuju ke kota kelahiranku Kutoarjo.

Adikku juga lahir di Kutoarjo. Ia dapat suami orang Klaten sehingga diboyong ke kota tersebut. Sekarang ia punya dua anak. Aku ikut bahagia, meskipun aku sebagai kakak laki-lakinya masih hidup membujang. Mungkin belum jodohnya saja.
Aku terus melaju dengan sepeda motorku. Ketika sampai di sebuah makam di pinggiran kota Klaten, mendadak remnya blong. “Ada apa ini?” pikirku setengah panik.

Saat aku tengah berpikir untuk mengatasi masalah, tiba-tiba pandangaku dikejutkan dengan datangnya seorang perempuan berbaju putih, terbang ke arah diriku. Aku seperti terpana, tak tahu apa yang harus dilakukan. Namun tiba-tiba aku sudah sampai di kota Kutoarjo dengan selamat. Padahal perasaanku, perempuan tadi baru sebentar datang dan menyetir sepeda motorku.
Sampai di rumah aku masih belum bisa percaya sepenuhnya. Apalagi perempuan tadi sudah tidak ada lagi. Kemudian kuperiksa motor yang tadui kupakai. Benar, remnya masih blong. Bagaimana mungkin dengan rem blong aku bisa selamat menempuh perjalanan dari Klaten ke Kutoarjo, dalam waktu yang sangat singkat? Pengalaman aneh yang tak mampu diterima dengan akal sehat. (Oei Tjong Hoo)

Read previous post:
CINTA SEHIDUP SEMATI PANGERAN TIMUR DAN RARA MANGLI ( 2-HABIS) – Bela Pati Ikut Bunuh Diri

SYAHDAN Pangeran Timur yang malu akan kenyataan tidak mampu mengalahkan Pangeran Sepuh Purubaya, ternyata keris pusaka miliknya tidak mempan untuk

Close