Risiko Wanita Suka Berbusana Minim

JAM enam sore Mashudi sampai rumah setelah seharian bekerja di kantornya. Rumahnya terasa sunyi. Maklum, rumah cukup besar itu hanya ditinggali berdua dengan isterinya. Pasangan muda tersebut memang belum dikaruniai anak.

Dari ruang tengah kuping Mashudi mendengar suara jibar- jibur. Pasti, isteri tersayangnya sedang mandi. Melangkah ke ruang belakang, pria usia tigapuluh lima tahun itu kaget, kesal, campur heran. Dia mendapati isterinya mandi di kamar mandi dengan pintu terbuka lebar.

Keruan saja tubuh Danarsih yang bugil, berkulit kuning langsat, dengan buah dada yang menantang, tampak jelas dari luar kamar mandi. Mashudi ‘muring- muring’. “Kamu itu ngawur saja, Jeng. Mandi pintunya tidak ditutup. Untung yang masuk aku. Jika orang lain?!”, ucap Mashudi dengan nada kesal.

Tidak mau berpanjang kata Danarsih memilih diam. Sesudah makan malam, keduanya duduk- duduk santai di ruang keluarga. Dalam kesempatan itulah Danarsih menjelaskan kenapa petang tadi dia mandi dengan pintu kamar mandi terbuka lebar.

“Aku sangat jengkel, Mas”, tutur Danarsih mengawali ceriteranya. Dikatakan, jika pintu kamar mandi tersebut telah dia tutup rapat- rapat dan dikunci sebelum melucuti pakaiannya. Namun ketika tubuhnya telah bugil, tanpa sehelai benang pun menutupinya, tiba- tiba pintu kamar mandi itu membuka sendiri. Begitu terjadi berulang kali. Ditutup, dikunci rapat, e…pintu terbuka dengan sendirinya.

“Aku jadi jengkel, Mas. Makanya pintu aku biarkan terbuka lebar. Dan aku terus jibar- jibur mandi”, ujar Danarsih.

Dengan berbisik- bisik Danarsih berujar lagi: “Makhluk halus yang menghuni rumah ini rupanya ingin menonton aku mandi, Mas. Tapi percayalah. Semuanya tetap milikmu, ”.

Esoknya Mashudi sowan ke Eyang Asmoro, memohon bantuan agar kejadian seperti petang itu tidak terulang. Eyang Asmoro cepat bertindak. Hasil kesepakatan dengan Eyang Asmoro, makhluk halus yang menghuni rumah Mashudi tidak akan usil lagi. Namun dengan perjanjian, Danarsih tidak lagi suka berbusana minim.

Danarsih menyadari hal itu. Dalam keseharian, Danarsih memang suka memakai celana pendek ngampret, mepet bokong. Atasannya kerap hanya mengenakan thank top. Sudah begitu jika siang udaranya panas, Danarsih lebih suka tidak mengenakan bra. – Semua nama samaran. (Andreas Seta RD)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA Wahyu Purwanto (tengah) dan Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rosyid (kiri).
PILKADA GUNUNGKIDUL: Ipar Presiden Jokowi Ikut Meramaikan

WONOSARI (MERAPI) - Ipar Presiden Joko Widodo, Wahyu Purwanto disebut-sebut akan meramaikan bursa calon bupati dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)

Close