HANTU KEMBARAN (2-HABIS) – “Kalian Kenapa, Kayah Habis Lihat Hantu Saja?”

ANEH sekali, sudah malam tapi pintu rumah ada yang mengetuk. Radit pun membuka pintu dan terkejut. Di hadapannya, Jono berdiri dengan kokoh, mengacungkan tas kresek berisi tiga bungkus nasi goreng sembari berkata, “Sori lama, tadi antre panjang. Baru dapet, nih.”
Nggak mau kaget sendirian, Radit langsung memanggil Lono. Mereka berdua sekarang berdiri dengan ekspresi kaget yang sama, menatap Jono di ambang pintu.
“Kenapa, sih?!” tanya Jono, lalu berkata lagi, “Kayak habis ketemu hantu saja!”

Radit diam saja sambil pelan-pelan melihat kaki Jono. Menapak. Lono melakukan hal yang sama, demi memastikan apakah ini Jono yang asli atau hanya hantu kembaran yang datang tanpa permisi.
Setelahnya, Radit, Jono, dan Lono menutup pintu dan masuk ke dalam rumah. Mereka segera mengarah ke kursi bagian belakang untuk melihat apakah Jono “yang pertama” tadi masih ada di sana.
Jono ada di sana, duduk tenang sambil menghabiskan nasi goreng di atas piringnya. Radit tercekat, begitu pula Lono yang berdiri di sampingnya. Hawa dingin terasa. Jantung serasa mau copot.

Jono yang sedang makan menoleh dan keheranan melihat kedua kawannya, “Kalian kenapa? Kayak habis ketemu hantu saja!”
Sialnya, tiba-tiba ada suara yang menjawab, “Kalau iya, kenapa?” Di saat bersamaan, Radit menyadari bahwa hantu kembaran Jono yang datang belakangan itu kini sudah menghilang. (Rhestra)

Read previous post:
BPBD Bantul: Potensi Bencana Lain Masih Mengancam

SEWON (MERAPI) - Hingga awal tahun 2020 ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat bencana yang paling sering terjadi

Close