Tukang Pamdes yang Ditemani Ular

MALAM itu Boding tak dapat tidur karena galau. Tukang pamdes di desa Sambeng itu, saat musim kemarau diprotes karena suplai airnya ngadat. Tak sedikit kena semprot kata-kata pedas. “Bisa kerja tidak to, Ding?”

Tetap tenang dan diterima saja, Boding dengan sabar melayani. Soal urusan masalah pralon dan saluran air di desa itu dijalani penuh tanggung jawab. Setiap ada keluhan, termasuk juga keliling mendeteksi bila ada pralon yang bocor. Termasuk bila ada pelanggan yang komplin airnya yang byar pet tak lancar.

Dalam tugas Boding sering mampir di cakruk. Kian ramai dan tawa canda bila ketemu Boding. Seperti tumbu oleh tutup, bertemu dengan sahabat karibnya Plenok dan Blendus begitu klopnya.
Kuat begadang hingga larut malam. Mereka berembuk tentang macam-macam bab. Soal wisik, wangsit dan pusaka mbah-mbahe dulu. Kian seru dan diselingi guyon, hingga mereka dinamakan trio ngakak di kampung Sambeng.

Pos ronda tak jauh dari buk ijo. Dekat pertigaan jalan perbatasan dukuh. Dengan santainya sambil ngobrol menunggu Obeng sahabatnya seprofesi.
Tak seberapa lama kagetnya Si Plenok, “Gleser–gleser.”

Plenok membatin ada yang dingin melintas dekat di kakinya. Begitu melihat ke bawah dengan api koreknya. Lha dalah ada seekor ular ijo yang ikut gabung. Begitu ada peserta yang keempat ini, Plenok kalang kabut lari tunggang langgang.

Begitu tersadar sampai di angkring Mindi pada ngakak. Ternyata di gorong-gorong ijo itu ada ularnya ijo. Dan senang aroma asap cerutu Boding. Aroma klembak itu bagi ular seperti aroma sate yang mengepul dari pemangang. Pesan Mbah Sunar, di situ janganlah membakar sigaret. Dan kebetulan bawahnya adalah lintasan kali yang banyak celungnya. (WA Sutanto)

Read previous post:
MERAPI-ANTARA Kepala DPMD Kabupaten Sleman Priyo Handoyo (kanan) bersama Ketua Tim Inovasi dan Pendamping Desa Kabupaten Sleman Haryo Yudanto.
Pemerintah Desa Diminta Selesaikan Perdes Tanah Kas Desa

SLEMAN (MERAPI) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Sleman meminta pemerintah desa di wilayah setempat segera menyelesaikan Racangan Peraturan

Close