Wewe Ngeyel Minta Dicintai

NENEK Salimah tinggal dekat Kali Progo wilayah Bantul. Dia punya peliharaan bebek, jumlahnya 50 ekor, empat puluh delapan betina, 2 bebek jantan. Tiap hari kakek Joko sang suami nenek Salimah mencari daun genjer untuk dijadikan makanan tambahan. Juga sering mencari keong, untuk dibuat campuran makanan si bebek.

“wek…wek…wek” terdengar bebeknya saling menyanyi.

Sambil uro-uro lagu dhandang gula, kakek Joko memunguti telur-telur yang dihasilkan peliharaannya.

“Wah, cuma dapat 32 mbah,” kata kakek Joko, sambil memberi ember berisi telur bebek pada istrinya.

Tiap sore, sudah ada bakul yang datang untuk mengambil telur itu. Lumayan hasilnya bisa untuk memnbeli keperluan hidup suami istri yang sudah tua tersebut.

Kakek Joko meskipun sudah sepuh, namun wajahnya ganteng mirip wajah Akum dalam sinetron Dunia Terbalik. Suatu hari ketika sedang tiduran di lincak tengah hari habis adzan Luhur, kakek Joko mata batinya melihat ada sesosok gaib mendekatinya.

“Kowe arep ngopo ganggung aku (Kamu mau apa mengganggu saya)?” tanya kakekh Joko pada sosok berwujud perempuan cantik itu.

“Aku seneng kowe mas Joko (aku senang sama kamu Mas Joko),” jawab si perempuan gaib.

“Ora susah, aku wis duwe istri (Jangan, saya sudah punya istri),” kara kakek Joko.

“Dimadu ora popo mas (dimadu saya juga mau Mas),” kata si perempuan itu ngeyel.
Rupanya wanita tersebut adalah lelembut atau wewe gombel yang tinggal di pohon gayam pinggir Kali Progo. Malam-malam selanjutnya, makhluk halus tersebut mendekati nenek Salimah. Intinya si wewe minta izin buat apel kakek Joko. Tapi nenek Salimah tak mengizinkan. Saking jengkelnya, nenek Salimah kemudian mengencingi pohon gayam. “Waduh bauuuu ……” kata si wewe yang lantas pergi entah kemana dan tak pernah lagi mengganggu kakek Joko dan nenek Salimah. – Semua nama samaran – (Puji)

Read previous post:
83 Calon Ikuti Seleksi Komisioner Informasi Daerah DIY

YOGYA (HARIAN MERAPI) - Tim seleksi Komisioner Informasi Daerah DIY mendatangi kantor gubernur, melaporkan hasil kerja tim seleksi calon komisioner

Close