Ada Suara Keras Menggelegar

CERITA tentang lelembut atau makhluk halus memang sering tidak masuk akal. Maka wajar jika banyak orang tidak mempercayainya. Lebih- lebih bagi kalangan modern dan berfikiran realistis.

Barsono, mahasiswa Teknik Elektro semester enam, sejak seminggu lalu menempati kamar kos baru. Dia tidak terlalu percaya omongan orang, yang mengatakan jika kamar tersebut ada ‘penghuni’-nya.

Kala itu jam sebelas malam. Barsono nonton televisi yang menayangkan acara Stand Up Comedy. Sebuah acara kesukaanya yang mampu membuat dia ketawa terpingkal-pingkal.

Barsono kaget bukan kepalang. Ketika dia ketawa terpingkal- pingkal sendirian, dari arah belakangnya tiba-tiba terdengar suara orang laki-laki yang juga ketawa ngakak. Spontan dia menoleh ke belakang. Tidak ada siapa-siapa. Di belakangnya hanya ada almari pakaian.

Pagi esoknya Barsono menceriterakan kejadian tersebut kepada Jamain, sobat kentalnya. Mendengar cerita Barsono, Jamain tertawa terbahak-bahak. Sama sekali tidak mempercayainya.

“Memang, hal itu tidak masuk nalar. Tapi apakah kamu berani mencoba tidur di kamar kosku?” tantang Barsono kepada Jamain. Malu disebut penakut, Jamain menerima tantangan tersebut. “Akan aku buktikan jika ceriteramu itu hanya isapan jempol belaka,” ujar Jamain.

Pada malam yang disepakati, Jamain pun bersiap akan tidur semalam di kamar kos Barsono, sendirian. Seperti Barsono, malam itu Jamain juga menikmati acara kegemarannya, yaitu Stand Up Comedy, yang tayang di sebuah stasiun televisi swasta.

Baru sejenak menikmati acara tersebut, ketawa Jamain pecah seperti tidak terkendalikan. Terpingkal-pingkal tidak berkesudahan. Tiba- tiba… “Hua…ha…ha…haaa….” Terdengar suara ketawa keras dan menggelegar dari arah belakang Jamain. Hal itu menyiratkan, si empunya suara adalah sosok tinggi dan besar.

Spontan Jamain menoleh ke belakang. Matanya hanya menatap lemari. Di dalam kamar tidak ada siapa pun selain dirinya. Akhirnya Jamain membatalkan niatnya tidur di kamar kos Barsono. Segera mengunci pintu kamar dari luar dan pulang ke rumahnya.

“Nah, masihkah kamu menganggap, jika ceriteraku kemarin hanya isapan jempol belaka?” ujar Barsono ketika keesokan harinya Jamain mengembalikan kunci pintu kamar kosnya. – Semua nama samaran – (Andreas Seta RD)

Read previous post:
RUTIN DIKONSUMSI MAMPU MENCEGAH SERTA MELAWAN KELUHAN KESEHATAN (1) – Diberi Seledri Agar Ditakuti Hipertensi

SAYUR jenis seledri sudah tak asing lagi di masyarakat. Sebagian warga bahkan ada yang senam menanam sendiri seperti di pekarangan,

Close