Nyaris Dibelit Ular Seksi

SUDAH sekitar satu jam lamanya, Roji (bukan nama sebenarnya) belum juga mendapat kontak panggilan untuk menarik penumpang dari call center perusahaannya. Jenuh juga menjadi ojek online kalau sedang begitu. Habis, jumlah armadanya terus membengkak di kota kecil yang ditinggalinya. Sudah sekitar setengah tahun Roji berprofesi menjadi anggota ojek online.

Selagi terkantuk-kantuk menunggu kontak, Roji merasa dijawil seseorang. Roji kaget, lebih kaget lagi yang menjawilnya adalah seorang wanita muda yang amat cantik. Jeans belelnya amat ketat, pun T-shirt-nya, juga menyiratkan tubuhnya yang montok. Semula Roji curiga dia adalah waria, tapi setelah mendengar suaranya, Roji berkesimpulan dan yakin bahwa dia adalah wanita tulen.

“Antar saya ke Jalan Aswatama…,” pinta gadis itu. Roji mengaku belum mengetahui jalan itu. “Nanti saja tunjukkan…. Yuk, antar saja aku.”

Roji sempat ragu-ragu, tapi karena sudah lama tak mendapat tarikan, permintaan itu dipenuhi. Apalagi yang akan diantarnya adalah gadis molek.

Begitu naik di boncengan si gadis langsung ngamplok di punggungnya. Lhadalaah…, Roji merasakan sesuatu yang terasa dingin-dingin empuk. Roji pun langsung menggeber motornya, mengikuti petunjuk si gadis. Ngalooor, kiriii, kanaan, teruuus…. Akhirnya sampai juga di Jalan Aswatama.

Mereka tiba di depan rumah yang sedang mengadakan pesta. Sebelum sang gadis membayar ongkos, dia berkata: “Mas, ini pesta ulang tahun teman saya. Semua membawa pacar. Sedangkan saya cuma sendiri.”

“Lalu, gimana?” tanya Roji. Gadis itu meminta Roji untuk menemaninya dalam pesta itu. Dengan senang Roji memenuhi permintaan itu, terlebih gadis itu amat menggoda.

Ketika masuk ke dalam, suasana pesta sungguh sangat meriah. Benar juga kata si gadis, semua tamu berpasangan. Tapi anehnya. Semua yang hadir hampir setengah bugil. “Yuk, kita masuk ke belakang….”

Roji lalu diseret ke ruang bagian belakang. Di ruang bagian itu pemandangannya lebih norak lagi. Sangat syur, ada yang sedang bergulat. Roji menolak untuk di bawa masuk. Tarik-menarik terjadi. Roji jatuh terpeleset, lalu semuanya menjadi gelap. Roji ternyata pingsan.

Paginya Roji ditemukan pengembala berada di mulut sebuah gua yang di dalamnya penuh dengan ular-ular besar. Roji lalu diselamatkan ramai-ramai oleh orang-orang kampung. (JB Santoso)

Read previous post:
BIAYA PERAWATAN TINGGI – Target ‘Zero Droping’ Terus Diupayakan

SLEMAN (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mentargetkan Zero droping untuk wilayah yang sering terjadi krisis air bersih ketika musim

Close