SITUS KABUYUTAN NAGARATENGAH (4) – Dalem Citatah Penjaga Keamanan Hutan Larangan

Sekitar 100 meter dari sungai ciriri ke arah utara terdapat situs Batu Goong. Di situs ini terdapat batu berlobang atau batu Goong yang berukuran panjang 6,75 meter, dan tinggi 2,40 meter.

DI PERMUKAAN batu ini terdapat dua lobang yang bervariasi ukurannya diameternya. Masing-masing berdiameter 61 cm dengan kedalaman lobang 51 cm, dan lobang ke dua berdiameter 36 cm dan kedalaman 22 cm. Lebih kurang 10 meter arah selatan dari batu Goong ini ditemukan gelang kaki yang terbuat dari perunggu, di dusun yang sama tepatnya di Blok Cilutung, Dusun Sukabakti terdapat fitur makam-makam Raden Adipati Aryadikusumah bersama Istri dan putranya Sukmabuwana Mangkunagara. Beliau adalah raja Islam ke-3 di Nagaratengah atau raja ke-6 dari kerajaan Hindu Nagaratengah. Jirat berupa hamparan batu andesit, berukuran panjang 610 cm, lebar 650 cm. Di lingkungan makam ini banyak tumbuh pohon beringin dan pinang. Sedangkan di Blok Baranuya terdapat makam Pangeran Arya Panji Subrata namun belum didokumentasi.

Di Dusun Mekarmulya, Desa Cinean terdapat makam Dalem Citatah (Jagabaya Hutan Wanalapa). Menurut informasi Dalem Citatah adalah petugas menjaga keamanan hutan larangan yang pada masa lampau dimanfaatkan sebagai tempat penggembalaan kijang. Jirat makam berbentuk persegi dengan ukuran panjang 430 cm dan lebar 230 cm, serta terletak pada kordinat 07o23’43,6” Lintang Selatan dan 108o21’43,5” Bujur Timur dan ketinggian 291 di atas permukaan laut. Vegetasi yang tumbuh di lokasi ini berupa beringin, kiteja, dan enau di samping perdu.

Di Dusun Mekarjaya, Desa Cikondang teridentifikasi adanya dua situs tinggalan tradisi megalitik yang pertama disebut sebagai Situs Prebu Sukajaya, berupa dua kelompok hamparan batu dan masing-masing hamparan batu terdapat menhir di atasnya. Hamparan batu sebelah selatan berukuran (290 cm x 240 cm), terdapat 2 menhir yang diberi nama Tuan Dago Jawa dan masing-masing berukuran tinggi 81 cm, diameter 27 cm posisi roboh, dan satu menhir lainnya dalam keadaan patah berukuran tinggi 58 cm, dan diamter 20 cm. Sedang hamparan batu sebelah utara (140 cm x 100 cm), juga terdapat dua menhir di atasnya, oleh masyarakat dikenal sebagai menhir Prabu Siliwangi. Menhir pertama pada posisi sebelah selatan berukuran tinggi 34 cm, diameter 19 cm, dan menhir kedua berada 47 cm disebelah utaranya berukuran tinggi 40 cm dan diamter 17 cm. Situs ini terletak pada kordinat 07o25’29,2” Lintang Selatan, 108o20’37,9”Bujur Timur dan ketinggian 397 m di atas permukaan laut. Di atas situs ini tumbuh pohon bungur dan enau.

Situs kedua adalah Situs Dalem Sareupeun yang oleh masyarakat dikenal sebagai Paniisan Dalem Saripin. Situs ini terletak di Dusun Mekarjaya tepatnya blok Candi. Di situs ini terdapat 6 batu berjajar yang mengarah dari timur ke barat dan sebuah batu berukuran panjang 66 cm lebar 15 cm tinggi 24 cm, melintang 21 cm disebelah utara batu berbentuk prisma segitiga. Dari arah timur batu pertama berukuran panjang 62 cm lebar 18 cm tinggi 13 cm. Ke arah barat dari batu pertama dengan jarak 36 cm terdapat batu kedua panjang 80 cm lebar 17 cm tinggi 18 cm, selanjutnya dengan jarak 37 cm terdapat batu ke-tiga berbentuk prisma segitiga dengan ukuran panjang 55 cm lebar 33 cm tinggi 23 cm. Batu ke-empat berjarak 13 cm ke arah barat dari batu prisma berukuran panjang 75 cm lebar 14 cm tinggi 13 cm. 47 cm kearah barat dari batu keempat terdapat batu kelima berukuran panjang 68 cm lebar 18 cm tinggi 7 cm. dan 42 cm Ke arah barat dari batu kelima terdapat batu keenam dengan ukuran panjang 46 cm lebar 30 cm tinggi 23 cm. – Dari berbagai sumber. (*)

Read previous post:
1719 Natural Eco Fashion Rutin Ekspor ke Luar Negeri

DI MASA pandemi Covid-19, 1719 Natural Eco Fashion tetap menunjukkan eksisnya dalam usaha. Hal tersebut ditunjukkan dengan tetap melakukan eksport

Close