RITUAL MENYONGSONG TAHUN BARU 6422 JAWA NUSANTARA (1) – Warga Kejawen ‘Pahoman Sejati’ Berdoa Covid-19 Cepat Berlalu

Warga penghayat kepercayaan Kejawen ‘Pahoman Sejati’ mempunyai keyakinan, Tahun Baru 6422 Jawa Nusantara tanggal 1 bulan Badrawarna diawali pada hari Respati Kasih (Kamis Kliwon) bertepatan dengan tanggal 18 Juni 2020 Masehi. Tahun Masehi 2020/2021 ini, menurut perhitungan penanggalan Jawa Respati (Jawa Nusantara) adalah tahun 6422, merupakan Tahun Brahma, Windu Sancaya.

TAHUN Jawa Nusantara ini perhitungannya berdasarkan perputaran matahari. Sedangkan tahun 6422 Jawa Nusantara, sebagai perhitungan Taun Petani dengan Pranata Mangsa adalah tahun 19022 dan selaras dengan tahun 2020/2021 Masehi serta Taun 1953/1954 menurut perhitungan Tahun Jawa Baru Sultan Agungan (Tahun Jawa yang berdasarkan perputaran bulan).

Sesepuh Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa ‘Pahoman Sejati’, Ki Reksajiwa menjelaskan, tahun 6422 Jawa Nusantara ini memiliki neptu 2 (dua), sifat Surya yang mempunyai watak: pepadhang, ati tabah lan sumber pangawikan (Penerang, hati tabah dan sumber pengetahuan). Candra tahun ini ‘Dwi loro, Kang Bremana angeleng ing tawang’. Tahun Sirah 2 (loro) mengandung makna ‘Dwi Sawah, Lemah ingkang tinanduran pari. Yang juga mempunyai watak ‘Dwi Sawah, sonya kang jalma agung sungkawa’. ‘Yen ana Ratu jumeneng ing taun iki, larang pangan sarta ana perang gedhe’. (Bila ada raja yang naik tahta pada tahun ini, mahal bahan pangan dan ada perang besar).

Menyongsong Tahun Baru Jawa Nusantara ini warga Kejawen ‘Pahoman Sejati’ di dusun Wonogiri Kidul desa Kapuhan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang melaksanakan ritual ‘Ruwat Rumat Alam’ yang sarat makna spiritual terkait dengan hidup dan penghidupan manusia. Juga berdoa agar wabah penyakit Covid 19 cepat sirna dari Bumi Nusantara. Ritual ini digelar di pendapa Paguyuban Seni ‘Buah Budi Ageming Aji’ (PS Budi Aji), dusun Wonogiri Kidul di kaki Gunung Merapi sisi barat laut.

MERAPI-AMAT SUKANDAR
Kirab gunungan dan ubarampe sesaji.

Tahun ini ritual Menyongsong Tahun Baru 6422 Jawa Nusantara diselenggarakan dengan sederhana dan tidak meninggalkan protokol kesehatan dengan adanya wabah Covid 19. Mereka mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum mengikuti ritual. Ritual digelar pada hari Rabu Wage, tanggal 17 Juni 2020 yang lalu. Menjelang matahari terbenam, ritual ini diakhiri dengan kirab yang mengusung dua Gunungan dan ubarampe sesaji, menapaki jalan dusun Wonogiri Kidul. Dan malam harinya digelar wayang kulit sakral lakon ‘Sesaji Rajasuya’ dengan dalang Mas Ngabehi Joyomuhyadin S.Sn dari desa Gantang Kecamatan Sawangan. (Amat Sukandar)

Read previous post:
Sarang Lebah Lawan Serangan Batuk

SEBAGIAN jenis satwa dan tumbuhan mampu memberi banyak manfaat di bidang kesehatan. Salah satunya satwa lebah yang menghasilkan madu dan

Close