MENGUAK UMBUL BUTO DI PEDAN (4) – Suasana Nyaman Membuat Serasa di Taman Asri

Lokasi Umbul Buto berada di dekat dengan sebuah sekolah SMK. Pak Tong yang pernah mengajar di sekolah yang dekat dengan kawasan ini, punya banyak cerita.

MENURUT Pak Tong, pada tahun sembilan puluhan Umbul Buto sempat tertutup sampah. Bahkan tak terawat dan layaknya bak penampungan sampah. Banyak dedaunan dan pembuangan sampah baik organik dan non organik. Mirip tempat penampungan sampah yang tak terawat.
Kondisi demikian saja masih sangat terasa detak daya pikatnya. Menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat. Bahkan sambil leyeh-leyeh dekat pohon gayam rasanya sangat menyenangkan. Ada empat pohon yang besar dengan daunnya yang rindang.

Pada tahun 2000-an tempat kemudian dilakukan renovasi, sehingga membuat kian cantik mempesona. Bahkan telah dijadikan objek wisata dengan view taman air dengan pohon raksasanya berlatar sawah nan menghijau. Terutama sejak digalakkan adanya taman desa. Menjadikan kawasan sekitar Umbul Buto berubah menjadi taman asri. Layaknya taman sari yang membuat pendatang pada terpesona. Mereka yang berkunjung akan terbawa masuk dalam kawasan taman sari. Suasananya yang nyaman dan teduh. Karena ada pohon gayam yang membuat udara sejuk.

Namun tetap juga tak lepas dengan beberapa kejadian unik. Tatkala waktu itu tempat yang jadi bertemunya sesama pelajar. Uniknya mereka terlena karena terbawa oleh pesona taman yang nyaman.
Bahkan saat dilakukan penggrebekan, banyak ditemukan siswa yang membolos. Mereka segera terlacak, karena tak menyangka saking nyamannya. Jadilah kawasan itu tempat mangkal dan berkumpul.
Baru tersadar setelah diarak ke sekolah. Rupanya asyik layaknya di taman. Begitu terbawa masuk kawasan yang membuat terlena. Kini sudah alih fungsi menjadi semacam rest area sambil menikmati gelaran hidangan wedangan. (WA Sutanto)

Read previous post:
PENUNDAAN PILKADES SLEMAN: Tahapan yang Sudah Dilakukan Tetap Berlaku

SLEMAN (MERAPI) - Keputusan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2020 tidak akan mengubah tahapan yang

Close