TINGKATKAN DAYA TARIK WISATA: Warga Sengir Gelar RDCF ke-2

MERAPI-ISTIMEWA  Kirab gunungan melibatkan warga Dusun Sengir dengan memakai pakaian tradisional.
MERAPI-ISTIMEWA
Kirab gunungan melibatkan warga Dusun Sengir dengan memakai pakaian tradisional.

WARGA Sengir Sumberharjo Prambanan Sleman menggelar acara Rumah Dome Culture Festival (RDCF) ke-2, dengan rangkaian acara Merti Dusun pada Sabtu (17/8). “Merti Dusun Sengir merupakan kegiatan tahunan yang keenamkalinya diadakan warga. Mengangkat tema Rumah Dome Culture Festival, acara diselenggarakan di kompleks desa wisata rumah Dome/Teletubies sekaligus refleksi gempa tahun 2016 lalu. Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kerjasama gotong royong antar warga,” kata Hermanto selaku Dukuh Sengir.

Hermanto menambahkan, keberadaan desa wisata rumah dome kini menjadi daya tarik tersendiri. Hal tersebut berawal dari peristiwa gempa Yogya pada tahun 2016, dimana salah satu LSM memberikan bantuan berupa rumah berbentuk setengah lingkaran (Dome).

Pada acara merti dusun, diadakan kirab gunungan melibatkan warga Dusun Sengir dengan memakai pakaian adat tradisional. Kirab dimulai dari Masjid Al-Huda menuju lapangan rumah dome. Sesampai di finish, ratusan warga melakukan kenduri rasulan. Selanjutnya gunungan didoakan oleh Rois setempat kemudian diperebutkan warga.

Rumah Dome Culture Festival ke-2 sekaligus peringatan HUT RI ke-74 juga dimeriahkan dengan adanya senam dan jalan sehat, hiburan musik, pembagian doorprize, kenduri rasulan, kesenian tari dan jathilan. Sehari sebelumnya diadakan pagelaran wayang kulit oleh Ki Gondo Suharno dengan lakon Wahyu Cakraningrat.

Wardoyo selaku Kabid Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata DIY mengatakan, Rumah Dome Culture Festival (RDCF) diselenggarakan untuk meningkatkan sadar wisata dan sarana promosi sebagai salah satu daya tarik wisata desa wisata rumah teletubies.

Menurutnya, sebuah desa wisata maupun kampung wisata dapat dikenal masyarakat karena adanya atraksi menarik. Seperti halnya merti Dusun Sengir yang dikemas atraktif namun tak meninggalkan sisi kebudayaannya.

Rangkaian acara Merti dusun berlangsung hingga Minggu (18/8)dengan acara semaan Al-Qur’an, kesenian religi hadroh dan pengajian akbar sebagai bentuk peningkatan keimanan kepada Tuhan YME. (*)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Tiba di Tanah Air, Haji Menangis Haru

KARANGANYAR (MERAPI) - Jemaah haji asal Kabupaten Karanganyar kloter 3 dan 4 mendarat di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali pada

Close