GOA GILAP DAN MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT (2) – Kera-Kera Sempoyongan Setelah Makan Benguk

Kera merupakan anggota superfamilia Hominoidea dari ordo Primata.
Banyak spesies kera saat ini memiliki status terancam karena hilangnya habitat mereka di hutan hujan tropis dan perburuan. Berbeda halnya dengan kera di Goa Gilap, yang keberadaannya kian menambah daya tarik bagi wisatawan
.

KAWASAN Goa Gilap yang begitu nyaman dan menarik, saat ini menjadi unggulan wisata di Gunungkidul. Dengan aneka tumbuhan dan satwa di dalamnya yang perlu dilindungi. Begitu pula dengan keberadaan kera–kera yang sering muncul di lokasi goa.

Bahkan bagi petani yang hendak ke ladang, tak jarang mereka sering menjumpai hewan menggemaskan itu. Sebagaimana Mbah Man yang sejak pagi sudah mengontrol tanaman yang mulai tumbuh. Termasuk menyiangi tanaman dari rumput yang mengganggu. Kala itu ia dikejutkan dengan ulah kera-kera yang kelimpungan.
“Kera-kera itu pada sempoyongan dan tergeletak di bawah pepohonan. Termasuk kawasan tanaman cipir milik warga,” terang dari Mbak Puryani selaku anggota Pokdarwis Anjani.

“Mungkinkah ini penyebab kera itu yang tak mau makan tanaman,” lanjutnya.

Sejak saat kejadian itu, warga memanfaatkannya sebagai daya penghalau merusak tanaman petani. Sehingga kera-kera itu tak mengganggu tanaman warga Klampeng. Karena pernah terjadi keanehan ketika kera itu pada mabuk karena makan benguk. Saat mendekat tanaman yang berada dekat goa itu, kera-kera langsung sempoyongan.
Komandan kera kemudian menginstruksikan pasukannya untuk tidak mengganggu tanaman di tempat tersebut. Sehingga melihat kejadian itu, ketua kera memerintahkan anak buahnya menjauhi area tanaman petani.

Baru mendekat saja sudah sempoyongan apalagi bila makan tanaman disini. Rupanya hal ini menjadikan petani aman hingga sekarang. Kini memang kawasan sekitar Sendang Warak sebagai markas kera. Salah satu tempat yang nyaman bagi mereka. Meski kian banyaknya populasi kera di kawasan ini, namun semenjak kejadian maboknya kera membuat tanaman petani aman-aman saja. (WA Sutanto)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
MERAPI-ISTIMEWA Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kemen PPPA Agustina Erni saat melakukan kunjungan ke Sleman.
Proses PUG di Sleman Didokumentasikan Kementerian PPPA

SLEMAN (MERAPI) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mendokumentasikan proses pengarusutamaan gender (PUG) di Kabupaten Sleman, karena

Close